Sabtu, 21 Maret 2026

Fast Respon Indonesia Center Apresiasi Pengamanan dan Pelayanan Polri Pada Mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H



Patrolihukum86.com, FRIC, Jakarta - Fast Respon Indonesia Center sangat mengapresiasi Sinergitas Polri -TNI-Stakeholder terkait pada pelayanan dan pengamanan perayaan hari raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026 M, dan apresiasi tertinggi diberikan kepada Kapolri yang turun langsung pantau situasi arus mudik  (21/03/2026)


Ketua FRIC H. Dian Surahman menyampaikan " sangat mengapresiasi pelayanan dan pengamanan oleh sinergitas Polri, TNI , Dinas Perhubungan , Dinas Kesehatan , Jasa Raharja dan pihak terkait yang turut membantu operasi ketupat Idul Fitri 2026 


Upaya dan kerja keras Polri , terutama Polantas yang berjibaku mengurai kemacetan tanpa kenal lelah , mengatur rekayasa jalur bagaimana perjalanan libur mudik lebaran dapat berjalan lancar dibawah komando Kakorlantas Polri 


Juga peran Polri diwilayah Indonesia pada operasi ketupat melalui pos pelayanan dan pos pengamanan mudik lebaran yang on time 24 


Juga peran anggota FRIC yang berpartisipasi dan memantau situasi arus mudik lebaran tahun ini 


Apresiasi bukan sekedar basa basi , namun layak diberikan kepada petugas pospam dan posyan OPS ketupat yang  bertugas demi memberikan pelayanan kepada masyakarat selama mudik lebaran , bagiamana masyakarat dapat merasakan pulang mudik aman , nyaman dan lancar juga  menjaga keamanan dari tindak kriminal 


Juga kepada pimpinan Polri didaerah yang turun langsung memantau situasi dilapangan , tentunya semua dapat berjalan berkat sinergi semau pihak termasuk masyakarat yang mempunyai kesadaran dan peran serta bersama mewujudkan Kamtibmas" pungkas Ketum FRIC


Hamdi Zakaria

Monitoring Malam Takbir, Sekda Zulhifni Hadiri Zoom Meeting Bersama Kapolri dan Panglima TNI



Patrolihukum86.com, BANGKO – Mewakili Bupati Merangin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni, menghadiri kegiatan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) secara virtual melalui zoom meeting pada malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Jumat (20/03).


Kegiatan yang berpusat di Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat 2026, Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan ini, merupakan bagian dari koordinasi nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri bersama Panglima TNI dari Polda Sumatera Utara.


Dalam pantauan tersebut, Sekda Zulhifni didampingi oleh Kasat Binmas Polres Merangin AKP Karto, Kasi Was Iptu Saipudin, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Merangin.


Berdasarkan laporan di lapangan, situasi menjelang Idul Fitri di Kota Bangko dan wilayah Kabupaten Merangin secara umum terpantau aman dan kondusif. 


Arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera, khususnya di titik krusial Desa Sungai Ulak, tercatat ramai namun tetap lancar.


"Alhamdulillah, rangkaian kegiatan malam takbir di Kabupaten Merangin berjalan dengan lancar. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri terus kita perkuat untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan nyaman," ujar Zulhifni.


Guna menjamin keamanan pemudik dan warga lokal, Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Polres Merangin telah menyiagakan beberapa titik strategis Pos Pelayanan (Posyan) Ketupat, di antaranya Posyan Kota Bangko, Posyan Sungai Ulak, Posyan Kecamatan Pamenang dan Posyan Kecamatan Tabir.


Di sela-sela kegiatan, Sekda Zulhifni memberikan imbauan khusus bagi para pemudik yang melintasi wilayah Merangin maupun warga Merangin yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman.


"Saya berharap kepada masyarakat yang sedang melaksanakan kegiatan mudik agar selalu berhati-hati di jalan. Jangan memaksakan diri jika lelah, tetap jaga kesehatan agar bisa berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat walafiat," pesannya.


Hadir dalam pemantauan tersebut sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala BPBD Sahiri, Kadis DKUMPP Andre Fransusman, Kadinkes dr. Irwan, Kadis PUPR Risdiansyah, Kasat Pol PP M. Sayuti, serta perwakilan dari Damkar, Parpora, Perhubungan, dan Kesbangpol. (Angga/van/Kominfo)


Irwanto

Kedepankan Adab, Bupati M. Syukur Minta Maaf kepada Pejabat di Momen Halal Bihalal



Patrolihukum86.com, BANGKO – Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Rumah Dinas Bupati Merangin pada Sabtu (21/03). 


Bupati Merangin, M. Syukur, menggelar acara Open House dalam rangka Halal Bihalal Idulfitri yang dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintahan dan lapisan masyarakat Kabupaten Merangin.


Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, Ketua DPRD Rivaldi, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajaran.


Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan pesan yang menyentuh terkait etika dan profesionalisme. 


Ia secara terbuka memohon maaf kepada para kepala OPD, terutama mereka yang secara usia jauh lebih senior darinya. Syukur menegaskan bahwa ketegasan yang selama ini ia tunjukkan semata-mata demi percepatan pembangunan daerah.


"Mungkin ada yang umurnya lebih tua daripada saya, gara-gara saya marahin, saya minta maaf. Saya marah itu karena posisi jabatan Bupati. Kalau soal umur, saya tidak berani," ungkap M. Syukur di hadapan para OPD.


Bupati menjelaskan bahwa amarah atau teguran yang pernah terlontar bukanlah didasari dendam pribadi atau kebencian, melainkan keinginan agar Merangin tidak terjebak dalam ego sektoral.


Menurutnya, membangun Merangin membutuhkan kerja kolektif yang cepat dan rasa memiliki (sense of belonging).


Selain membahas soal adab dan profesionalisme, Bupati juga memberikan pesan khusus kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah mendekati masa purna tugas. 


Ia mendorong agar masa-masa akhir jabatan diisi dengan dedikasi tinggi sebagai warisan yang baik bagi daerah.


"Yang sudah mau pensiun itu kalau bisa diberikan kenang-kenangan yang indah (prestasi). Jangan mau pensiun malah malas-malasan," tegasnya.


Menutup sambutannya, M. Syukur mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur karena telah berhasil melewati ujian di bulan suci Ramadhan.


Ia berharap momentum Idulfitri ini dapat mempererat silaturahmi antara pimpinan dan staf guna menjalankan roda pemerintahan yang lebih harmonis ke depannya.


"Hari ini adalah hari yang paling bahagia. Sebulan penuh kita menahan hawa nafsu dan emosi. Sebagai pribadi dan atas nama pemerintah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin," pungkasnya. (Indra/van/Kominfo)


Irwanto

Bupati, Wabup, dan Sekda Merangin Salat Id di Masjid Baitul Makmur: Khotib Ingatkan Bakti pada Orang Tua



Patrolihukum86com, BANGKO – Jajaran pimpinan Pemerintah Kabupaten Merangin melaksanakan ibadah salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Baitul Makmur, Bangko, pada Sabtu (21/03/2026). 


Tahun ini, Masjid Baitul Mamur menjadi pusat pelaksanaan salat Id bagi jajaran pemerintah daerah tahun ini.



Hadir dalam pelaksanaan tersebut Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati A. Khafidh, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Zulhifni. 


Ketiganya tampak berbaur bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh adat, serta ribuan masyarakat yang memadati area masjid sejak pagi hari.


Bertindak sebagai penceramah adalah Marwan Hasan, S.Pd.I, mantan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin. Dalam khotbahnya, Marwan memberikan pesan menyentuh mengenai pentingnya menghormati dan mendoakan kedua orang tua di hari yang fitri ini.


"Pulang dan ciumlah tangan kedua orang tua. Mintalah maaf dan lupakanlah segala keburukan mereka. Ingatlah kebaikannya, perjuangannya, dan pengorbanannya dalam membesarkan kita hingga seperti sekarang," ujar Marwan di hadapan jemaah.


Ia mengajak jemaah untuk bernostalgia tentang kasih sayang orang tua di masa kecil, mulai dari disuapi saat makan hingga kasih sayang saat merapikan rambut. Bagi warga yang orang tuanya telah tiada, Marwan mengimbau untuk segera berziarah.


"Doakanlah mereka agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," tambahnya.


Selain soal bakti orang tua, khotib juga memberikan peringatan keras kepada masyarakat untuk menjaga kesucian diri pasca-Ramadan dengan menjauhi larangan agama.


Beberapa poin utama yang ditekankan dalam khotbah tersebut antara lain menjauhi penyakit masyarakat seperti larangan tegas terhadap minuman keras, judi, dan zina. 

 

Khotib juga mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan amal ibadah dengan melaksanakan shalat lima waktu dan membayar zakat.


Pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid Baitul Makmur berlangsung khidmat dan tertib, diakhiri dengan sesi bersalam-salaman antara jajaran pimpinan daerah dengan masyarakat setempat. (Indra/van/Kominfo)


Irwanto

Polda Jambi Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H, Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

 



*Polda Jambi Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H, Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan*


Patrolihukum86.com, FRIC, JAMBI – Polda Jambi menggelar kegiatan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Hitam Mapolda Jambi pada Sabtu (21/3/2026)

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti ratusan jamaah dari internal kepolisian maupun masyarakat sekitar dengan berlaku Imam sekaligus Khotib Ustadz Hasril Al-Hafidz, dengan didampingi Bilal Ustadz Muklis Al-Hafidz.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, para Pejabat Utama Polda Jambi, serta masyarakat di lingkungan Mapolda Jambi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan pengumuman zakat, kemudian pelaksanaan Shalat Idul Fitri berjamaah. Dalam khutbahnya, khotib mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas kesempatan dan kesehatan sehingga dapat merayakan hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Selain itu, khotib juga menekankan bahwa momentum Idul Fitri menjadi ajang untuk saling memaafkan serta mempererat tali silaturahmi antar sesama umat Muslim.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan Shalat Idul Fitri ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

“Melalui momentum Idul Fitri ini, kami berharap dapat semakin memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat, serta menjadikan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan saling memaafkan sebagai landasan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jambi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan ibadah menjadi bukti kesiapan Polda Jambi dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.. 

Hamdi Zakaria

Jumat, 20 Maret 2026

Polri Imbau Masyarakat Waspadai Lonjakan Arus Balik dan Manfaatkan WFA Pasca Idul Fitri 1447 H



Patrolihukum86.com, FRIC Jambi, Jakarta - Usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kondisi lalu lintas pasca hari raya.


Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa Polri mengantisipasi adanya peningkatan mobilitas masyarakat pasca Lebaran, khususnya fenomena bangkit mudik.


“Kami mengingatkan kembali himbauan Bapak Kapolri terkait potensi meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Shalat Idul Fitri. Untuk itu, Polri bersama seluruh jajaran meningkatkan kesiapan personel di lapangan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pengamanan di titik-titik rawan kepadatan,” ujar Brigjen Pol Tjahyono Saputro.


Ia menegaskan bahwa pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal sebagaimana saat arus mudik, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.


Lebih lanjut, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026 sebagai upaya mendistribusikan arus kendaraan agar tidak terpusat dalam satu waktu.


“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA secara bijak, sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menimbulkan kepadatan yang berlebihan,” tambahnya.


Selain itu, Polri turut mengantisipasi kegiatan halal bihalal di berbagai daerah yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas. Personel telah disiagakan untuk melakukan pengaturan di lokasi-lokasi kegiatan masyarakat tersebut.


Terkait objek wisata, khususnya wisata air, masyarakat dan pengelola diimbau untuk memperhatikan kapasitas angkut serta mengutamakan keselamatan guna menghindari risiko kecelakaan akibat over kapasitas.


Brigjen Pol Tjahyono juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder, mulai dari TNI, kementerian terkait, hingga pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula ucapan dari Kapolri kepada seluruh masyarakat.


“Atas nama Institusi Polri, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali kepada kesucian, mempererat tali silaturahmi, serta senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” tutupnya.


Hamdi Zakaria

Redaksi Media Patrolihukum86.com Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih kepada Mitra Strategis



 Redaksi Media Patrolihukum86.com Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih kepada Mitra Strategis

​Patrolihikum86.com, Jambi – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, keluarga besar redaksi media online Patrolihukum86.com, TMPLHK Indonesia, Divisi Informatika DPW FRIC Provinsi Jambi, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh mitra kerja dan sahabat media dan lembaga tergabung, 12 media dan 2 lembaga tergabung, dibawah naungan kantor bersama mitra Jambi, yang diketuai Hamdi Zakaria, A.Md. 


​Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Pimpinan Redaksi Patrolihukum86.com, Hamdi Zakaria, A.Md. yang notabene juga sebagai Ketua Divisi Informatika DPW FRIC Provinsi Jambi dan Ketua TMPLHK Indonesia. 


Beliau memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pihak yang telah memberikan dukungan nyata, khususnya dalam membantu pemenuhan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para Creaww dan jurnalis yang bertugas.


​"Kami mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada sahabat baik media dan para mitra yang telah sudi membantu serta menyumbangkan dukungannya, bear dan kecil nya bantuan, bukanlah merupakan ukuran.


Hal ini sangat berarti bagi kesejahteraan Creaww dan jurnalis kami dalam menyambut hari kemenangan," ujar Hamdi Zakaria.


​Poin Utama Apresiasi ini, bentuk wujud Sinergi, dukungan ini merupakan bukti nyata kuatnya kemitraan antara media dan para stakeholder.


Bantuan yang diberikan sangat membantu operasional dan kesejahteraan tim di lapangan.

​Komitmen kami Ke depan, Redaksi berkomitmen untuk terus menyajikan informasi yang tajam, akurat, dan berimbang sebagai timbal balik atas kepercayaan publik dan mitra.

​Pihak redaksi berharap hubungan baik ini terus terjalin secara berkelanjutan demi kemajuan dunia jurnalistik, khususnya di lingkungan keluarga besar, Patrolihukum86.com, Divisi Informatika FRIC dan TMPLHK Indonesia, ungkap Hamdi Zakaria.


Kami, usai lebaran ini, akan menerjunkan seluruh personil tim, bertugas maksimal, mengadakan pemantauan dan Perivikasi lapangan, guna mengungkap suatu informasi, yang didapat dan dikantongi tim, menjadi suatu pemberitaan yang akurat.


Bahkan tim, siapkan operasional ke tingkat pusat, jika sesuatu temuan, dibutuhkan pembuktian kebenaran nya nanti, sampai ke tingkat pusat, ungkap Hamdi Zakaria.


Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026

Ketum FRIC : Berikan Informasi Anggota Berprestasi , dan Laporkan Polri Daerah Yang Tidak Sinergi , Kita Sampaikan Kepada Kapolri



Patrolihuku86.com, FRIC Jambi, Jakarta - Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center H. Dian Surahman menyampaikan kepada seluruh Ketua Pimpinan Wilayah se Indonesia untuk memberikan laporan perkembangan kinerja Kepolisian Daerah masing masing ke DPP FRIC 


Ketum FRIC " berikan informasi terkait personel Polri yang berprestasi , agar kita rekomendasikan kepada Pucuk tertinggi Polri , juga pimpinan Polri daerah yang tidak Sienrgi dengan FRIC informasikan juga (20/03/2026) 


Fast Respon Indonesia Center terbentuk guna mendukung Polri dan disahkan langsung oleh Kapolri , Wakapolri , Irwatsum , Kabareskrim , Kabaintelkam dan para Jenderal pendiri lainnya yang mengakui terbentuknya FRIC untuk mendukung dan menjaga marwah Polri 


Jika ada pimpinan yang tidak respon dan sinergi terhadap FRIC laporkan kesaya , kita wada organisasi yang sengaja dibentuk oleh Polri, jika tidak ada yang mendukung laporkan , biar kita sampaikan kepada Kapolri, karena kita memang untuk Polri dan loyal serta solid tidak ada yang diragukan terhadap FRIC dan tetap satu komando menjaga nama baik Polri tanpa menyerah dan tanpa kata lelah   " tegas H. Dian


Hamdi Zakaria

Wakapolda Jambi Hadiri Rukyatul Hilal Awal Syawal 1447 H, Hilal Tidak Terlihat



Patrolihukum86.com, FRIC, Jambi – Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, menghadiri kegiatan Rukyatul Hilal Awal Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dilaksanakan oleh Tim Falakiyah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Kamis (18/3/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mahligai lantai 12 Bank 9 Daerah Jambi dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, MUI Provinsi Jambi, serta tamu undangan lainnya.


Pada kesempatan tersebut Wakapolda Jambi memberikan sambutannya, Wakapolda Jambi menyampaikan bahwa pelaksanaan rukyatul hilal merupakan bagian penting dalam menentukan awal bulan Syawal, sekaligus momentum menjaga kebersamaan dan persatuan umat.


“Pada sore hari ini kita hadir untuk menyaksikan apakah hilal terlihat atau tidak. Apapun hasilnya, kita harus menerima keputusan dari sidang isbat pemerintah,” ujar Brigjen Pol. B. Ali.


Wakapolda Jambi juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh suka cita.


“Kami berharap kegiatan ini berjalan aman, tertib dan lancar, sehingga umat Muslim dapat merayakan Idul Fitri dengan suka ria. Apapun keputusan nantinya, mari kita terima dengan baik,” tambahnya.


Sementara itu, berdasarkan hasil pengamatan Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, hilal di wilayah Kota Jambi tidak terlihat. Hal ini disebabkan posisi hilal yang masih berada di bawah ufuk serta belum memenuhi kriteria imkanur rukyat (Neo Mabims).


Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, menjelaskan bahwa hasil rukyatul hilal tersebut akan dilaporkan ke Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat.


Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kehadiran Wakapolda Jambi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kegiatan keagamaan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


“Kehadiran Wakapolda Jambi dalam kegiatan rukyatul hilal ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap proses penentuan hari besar keagamaan. Kami mengajak masyarakat untuk menunggu hasil resmi sidang isbat dan tetap menjaga persatuan serta toleransi,” ujarnya.


Kabid Humas menambahkan, Polda Jambi akan terus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga menjelang Hari Raya Idul Fitri.


“Polda Jambi akan terus memastikan situasi kamtibmas di wilayah Jambi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan menyambut Idul Fitri dengan nyaman,” tutupnya.


Hamdi Zakaria

Sambangi Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan, Kapolda Jambi Pastikan Kesiapan Personel dan Fasilitas



Patrolihukum86.com, FRIC, Jambi – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar turun langsung meninjau sejumlah Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan di wilayah Kota Jambi. 


Kegiatan peninjauan tersebut turut didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jambi, di antaranya Karo Ops Polda Jambi, Dirlantas Polda Jambi, Kepala Jasa Raharja, Kepala BPTD Jambi, Dansat Brimob Polda Jambi, Kabid Humas Polda Jambi, serta Kapolresta Jambi.


Setibanya di Pos Pelayanan Idul Fitri, Kapolda Jambi menyapa langsung para petugas yang tergabung dalam Operasi Ketupat 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas maupun singgah di pos-pos yang telah disiapkan.


Selain mengecek kesiapan personel, Kapolda juga melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana pendukung di Pos Pelayanan. Hal ini dilakukan guna memastikan masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan kemudahan saat memanfaatkan fasilitas yang tersedia.


“Kemarin dan tadi kita sudah melihat pos pelayanan yang ada di wilayah Kota Jambi dan saya melihat semua sudah siap, baik personel maupun sarana dan prasarananya,” ujar Kapolda Jambi.


Kapolda Jambi  juga menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026 Polda Jambi telah siap melaksanakan tugas, baik di Pos Pengamanan maupun Pos Pelayanan, guna menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.


Dalam arahannya, Kapolda turut mengingatkan seluruh personel untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama bertugas, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.


“Kami juga menghimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di tempat wisata saat Hari Raya Idul Fitri agar tetap menjaga barang bawaan serta keluarganya, terutama yang memiliki anak kecil, mengingat aktivitas akan lebih ramai dari hari-hari biasa,” lanjutnya.


Kapolda Jambi berharap, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di Provinsi Jambi dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman.


Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk komitmen pimpinan dalam memastikan kesiapan seluruh jajaran di lapangan.


“Bapak Kapolda Jambi ingin memastikan secara langsung bahwa seluruh personel, sarana, dan prasarana dalam Operasi Ketupat 2026 benar-benar siap. Ini sebagai bentuk pelayanan maksimal Polri kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri,” ujar Kabid Humas.


Dengan kesiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Lebaran di wilayah hukum Polda Jambi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Hamdi Zakaria

Rabu, 18 Maret 2026

FRIC Dibentuk Untuk Mendukung Polri Teruji Solid dan Loyalitas Tanpa Pikir Untung Rugi



Patrolihukum86.com, FRIC Jambi, Jakarta - Perkumpulan Fast Respon Indonesia Center terbentuk dan dibentuk oleh Petinggi Polri guna mendukung Polri dalam menyampaikan. kinerja terbaik Polri kepada masyakarat bahwa Polri bekerja untuk memberikan rasa aman , nyaman , melayani , mengamankan dan mengayomi " Polri Untuk Masyakarat " 


Ditegaskan Fast Repson Indonesia Center (FRIC) dibentuk khusus untuk mendukung program Presiden dan Kapolri 


Seluruh anggota FRIC tidak diragukan loyalitas dan soliditas kepada polri " Tanpa Pikir Untung Rugi" (19/03/2026)


Seluruh pengurus dan anggota FRIC berjuang untuk fasilitas dan sarana bagiamana bisa mendukung Polri lebih dipercaya masyakarat dengan pemberitaan yang bisa menimbulkan simpati masyakarat 


FRIC merupakan tim counter Polri , loyal dan siap untuk Polri , perlu diingat , " Kami Tanpa Gaji Namun Berjuang Untuk Polri "  Dibentuk petinggi Polri tentu demi mendukung  Polri


FRIC diresmikan pada tanggal 18 November 2026 di Jakarta Selatan, wajib loyal dan solid tertuang dalam Akta Notaris dan ART serta ADRT 


FRIC terbentuk khusus untuk mendukung Polri, semau anggota Wajib solid dan loyal kepada Polri , tidak solid tegas kita keluarkan  " tegas H.Dian.


Hamdi Zakaria

FRIC Turut Pantau Arus Mudik Idul Fitri 1447 , Ketum FRIC : H-1 Volume Kendaraan Meningkat 15 Persen dari Tahun Sebelumnya, Merak-Bakauheni Padat



Patrolihukum86.com, FRIC Jambi, Jakarta - Fast Respon Indonesia Center turut melakukan pantauan terkait arus mudik terkini menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026.


Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menyampaikan " saat ini arus mudik hari ini terpantau H-1 tampak pelabuhan Merak - Bakauheni padat dan macet dan wilayah lainnya 


Situasi arus mudik Lebaran H-1 masih sangat terkendali, menurut Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum. Per tanggal 15 Maret 2026, sekitar 25 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta, menuju tujuan seperti Transjawa, Bandung, dan Sumatera.


Kakorlantas juga melaporkan bahwa kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas selama periode mudik terbukti efektif dalam memberikan ruang bagi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang, sehingga arus lalu lintas dapat tetap mengalir dengan lancar. Selain itu, tingkat fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun 45 persen ketimbang tahun lalu (19/03/2026)


FRIC Apresiasi Pihak kepolisian juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif melalui manajemen rekayasa lalu lintas berdasarkan data traffic counting yang dipantau secara real-time. Jadi, jika kamu sedang dalam perjalanan mudik, pastikan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama


Data Korlantas menunjukkan peningkatan volume arus mudik Lebaran 2026 sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2025. Pada hari kedua Operasi Ketupat 2026, jumlah kendaraan yang melintas di Tol Jakarta-Cikampek mencapai 75.000 unit, meningkat dari 66.000 unit pada periode yang sama tahun 2025.


Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yaitu pada 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diperkirakan terjadi pada 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.


Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, termasuk rekayasa lalu lintas dan pemanfaatan teknologi seperti traffic counting dan VC ratio 


" kita menghimbau kepada Pemudik untuk menjaga keselamatan bersama ikuti aturan berlalu lintas, pastikan semua aman dan paling penting berdoa .


Fast Repson Indonesia Center dibeberapa wilayah juga telah mendirikan pos pantau arus mudik guna membantu Polri menyampaikan informasi terkait arus mudik dan membantu masyakarat yang mudik  " pungkas H.Dian 

Hamdi Zakaria

Sambut Kunjungan Wakapolda Jambi di Posyan CRC , Kapolres Muaro Jambi Sampaikan Situasi Dan Kesiapan Ops Ketupat Siginjai 2026 Siapkan Pelayanan dan Pengamanan Terbaik



Patrolihukum86.com, FRIC Jambi, Muaro Jambi - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan SIK MH bersama Kapolsek Jaluko  menyambut kunjungan Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali, S.H,S.I.K didampingi Pejabat Utama Polda Jambi di Pos Pelayanan  Operasi Ketupat Idul Fitri Citra Raya City Mendalo Kabupaten Muaro Jambi (18/03/2026)


AKBP Heri menyampaikan " hari ini kita menerima kunjungan Wakapolda Jambi dan rombongan di Posyan CRC Mendalo guna memastikan kesiapan personel , sarana prasarana pelayanan operasi ketupat lebaran Idul Fitri 2026 sekaligus memantau arus mudik di lintas Jambi - Bulian 


Untuk saat situasi aman terkendali untuk tindak kriminal nihil , terkait arus mudik sudah mulai ada peningkatan namun belum begitu padat , diperkirakan kepadatan arus mudik sekitar tanggal 18 Maret 2026


Polres Muaro Jambi telah siap siaga menghadapi situasi puncak arus mudik lebaran Idul Fitri 2026 personel selalu siap standby di Pos masing masing dan melaporkan situasi terkini , harapan kita arus mudik semau berjalan dan lancar 


Kepada pemudik untuk persiapan semua dengan baik dan ketika bepergian pastikan rumah ditinggal aman , Polres Muaro Jambi jajaran siap berikan pelayanan terbaik dan telah siapkan layanan pengaduan 110 call center Polri " ungkap Kapolres 

Hamdi Zakaria

Kapolri Lepas Rombongan Mudik Gratis Polri Presisi 2026



Patrolihukim86.com, FRIC Jambi, Jakarta  - Menyambut hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, warga ibu kota Jakarta yang sudah memasuki libur Idul Fitri mempergunakan kesempatan ini untuk mudik pulang kampung ke asal mereka masing-masing.


POLRI adakan giat Mudik Gratis bersama. Kegiatan mudik ini dilakukan bersama-sama dan disediakan kendaraan berupa bus gratis dengan tujuan ke wilayah Jawa Tengah dan Jogjakarta.


Acara pelepasan rombongan mudik bersama ini dilepas oleh Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, pada hari Rabu (18/03/2026), pukul 10.00 WIB, bertempat di halaman Polda Metro Jaya, Jakarta.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas 4.009 pemudik dalam program Mudik Gratis Polri Presisi 2026. Kapolri menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang merayakan Lebaran di kampung halaman.


Dalam acara tersebut, Kapolri memastikan seluruh armada bus telah melewati uji kelaikan dan pengamanan di jalur mudik sudah disiapkan. Ia juga menyempatkan diri meninjau tenda kesehatan dan memberikan bingkisan Lebaran kepada para pemudik.


"Keberangkatan hari ini dilepas dengan Jawa Tengah (Purwokerto, Batang, Purwodadi, Karanganyar, Klaten, Wonogiri, Jepara, Rembang, Temanggung) dan DIY (Kulonprogo, Gunungkidul)," jelasnya.


Kapolri menambahkan bahwa pendaftaran Mudik Gratis sudah dibuka sejak 16 Maret 2026 di Samsat dan Satpas Polda Metro Jaya. Juga menerangkan bahwa seluruh armada bus termasuk sopir menjalani tes urine/alkohol untuk menjamin keselamatan di jalan. 


Mudik Gratis Polri Presisi 2026 ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 

Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026

Partisipasi FRIC Jambi Serahkan Bingkisan Ke Petugas Pospam OPS Ketupat Lebaran 2026



Patrolihukum86.com, Jambi -- Dewan Pimpinan Wilayah Fast Respon Indonesia Center Provinsi Jambi turut mendukung pelaksanaan operasi ketupat Siginjai 2026 dalam upaya memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat Jambi jelang Hari Raya Idul Fitri (18/03/2026)


Ketua DPW FRIC Jambi Dody Candra menyampaikan " Saya Ketua  FRIC Jambi didampingi Bendahara FRIC turut berpartisipasi mendukung Polri pada operasi ketupat siginjai 2026 , mendukung Polri memberikan pelayanan dan pengamanan kepada warga 


FRIC sangat apresiasi Polri Polda Jambi dan jajaran dalam memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap masyakarat 


Wujud partisipasi dan kepedulian  FRIC Jambi menyerahkan bingkisan minuman kepada Petugas Pos Pengamanan lebaran di Kota Jambi 


Harapan semoga liburan idul Fitri tahun ini aman lancar dan kondusif berkat Sienrgi pihak terkait memberikan pelayanan dan pengamanan , juga kita FRIC turut memantau situasi arus mudik H-2 lebaran Idul Fitri masih berangsur meningkat 


Dihimbau kepada para pemudik untuk tetap menjaga kesehatan , dan pastikan kendaraan yang dibawa  kondisi baik untuk  bepergian 


Kita juga mendampingi Kapolda dan Wakapolda Jambi dalam memantau pospam dan posyan serta melepas mudik gratis Polri  


Polri hadir untuk masyarakat dalam situasi apapun , semoga kedepan Polri makin dicintai masyakarat. Dan FRIC selalu solid dan sinergi dan hadir untuk Polri " pungkas Dody. 


Hamdi Zakaria

Kapolres Tanjab Timur Bersama Ketua Cabang Bhayangkari Kunjungi Pos Pam dan Pos Yan Ops Ketupat 2026



Patrolihukum86.com, Tanjab Timur - Dalam upaya memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Idul Fitri 1447 H tahun 2026, Kapolres Tanjab Timur, AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K., didampingi Waka Polres Tanjab Timur Kompol M. Ridha, M. M., turun langsung melakukan pengecekan Pos Pam dan Pos Yan Ops Ketupat 2026 di wilayah hukum Polres Tanjab Timur, Polda Jambi. Selasa (17/3/2026).


Dalam kunjungannya Kapolres Tanjab Timur Akbp Ade Candra juga didampingi oleh Ketua Cabang Bhayangkari serta pengurus Bhayangkari Tanjab Timur.


Akbp Ade Candra yang didampingi oleh Ketua Cabang Bhayangkari meninjau secara langsung kesiapan personel yang ditugaskan dan mengecek sarana serta prasarana yang ditempatkan di Pos Pam Geragai dan Pos Yan Sabak Barat sekaligus memberikan Bantuan Sosial demi mendukungnya pelaksanaan tugas personil sehingga kegiatan pengamanan berjalan lancar dan aman.


Pengecekan ini dilakukan guna memastikan bahwa semua Pos Pengamanan telah siap dalam menghadapi lonjakan arus kendaraan selama periode libur lebaran.


“Saya turun langsung untuk memastikan bahwa semua Pos Pam dan Pos Yan telah siap dengan personel yang cukup dan sarana serta prasarana yang memadai guna memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat” ujar Kapolres.


Pengecekan tersebut merupakan rangkaian persiapan matang kepolisian di wilayah hukum Polres Tanjab Timur dalam menghadapi situasi yang mungkin terjadi selama musim mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H, Kesiapan yang optimal dari Pos Pam dan Pos Yan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, Kapolres Tanjab Timur juga mengimbau kepada seluruh personel yang bertugas di Pos Pam dan Pos Yan agar selalu menjaga kewaspadaan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas dilapangan. “Kami siap menghadapi tantangan dan bersinergi dengan seluruh pihak terkait demi menjaga keamanan dan ketertiban selama masa libur lebaran ini,” tambah Kapolres.


Firdaus Sindrang

REFLEKSI JIWA DAN DIRI FRIC JAMBI : "LUCU BILA POLRI DIDAERAH RAGU LOYALITAS FRIC



Patrolihukum86.com, FRIC, Jambi - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Fast Respon Indonesia Center Provinsi Jambi Dody Candra tegaskan kepada seluruh anggotanya untuk bersikap tegas terhadap fakta yang terjadi dilapangan. "Jika ditemukan ketimpangan atas kinerja sebuah instansi dan institusi kita dari FRIC harus lakukan Konfirmasi dan Klarifikasi sesuai kode etik jurnalistik dan Undang-Undang  Pers nomor 40 Tahun 1999".diawali oleh Dody Chandra


"Kita punya landasan komitmen yang tegas jika benar berdasarkan data dan fakta, namun DPW FRIC Jambi harus tetap tunjukkan Solidaritas dan loyalitas yang tinggi kepada Polri sesuai instruksi petinggi nomor satu di Mabes Polri yang diembankan pada Ketum FRIC, dan Organisasi yang berani pasang badan untuk  Polri. FRIC yang murni diakui oleh Kapolri dan Para Jenderal selaku para petinggi lainnya di Mabes Polri , maka lucu kalau Kepolisian di Daerah meragukan Loyal dan Solid FRIC kepada Polri". Lanjut Dody.


"Walau masih ada pihak  Polri didaerah yang ragu terhadap FRIC itu  berarti personil Polri tersebut tidak baca dan pelajari apa itu FRIC. Inti dari dasar pembentukan dan pendirian FRIC merupakan azas dan pondasi kuat membangun/menjaga/melindungi dengan loyalitas tinggi untuk Polri".tegas Dody


"Selama ini POLRI dan FRIC saling bahu membahu dalam dinamika berkebangsaan kenapa baru sekarang diragukan dan dipertanyakan keberadaan FRIC ?" Tegas Dody Chandra


"Disaat Mabes Polri menyanjung dan mensupport FRIC kenapa didaerah masih meragukan ?" Tutup Dody Chandra


Released by: Fahmi Hendri

Hamdi Zakaria

PUSAKADEMIA Gelar FGD Seri II 2026: Soroti Ancaman terhadap Aktivis dan Kebebasan Berekspresi di Indonesia



Patrolihukum86.com, Jambi – Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (PUSAKADEMIA) kembali menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) rutin seri ke-2 pada tahun 2026 dengan mengangkat tema “Teror terhadap Aktivis: Ancaman terhadap Kebebasan Berekspresi dan Matinya Demokrasi di Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 17 Maret 2026, bertempat di Hotel Shang Ratu, Kota Jambi.


Direktur PUSAKADEMIA, Dr. Mochammad Farisi, LL.M, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PUSAKADEMIA untuk terus menghadirkan ruang diskursus kritis terhadap isu-isu aktual demokrasi, politik, dan hak asasi manusia di Indonesia.


Menurutnya, tema yang diangkat bukan sekadar respons terhadap peristiwa individual, melainkan refleksi atas fenomena yang lebih luas dan bersifat sistemik.


“Teror terhadap aktivis, termasuk dalam bentuk kekerasan fisik seperti air keras, tidak bisa dilihat sebagai kasus biasa. Ini adalah sinyal serius adanya ancaman terhadap kebebasan berekspresi dan kualitas demokrasi kita. FGD ini bertujuan untuk membedah persoalan tersebut secara akademik dan kritis, sekaligus mendorong lahirnya kesadaran kolektif untuk menjaga ruang demokrasi,” ujar Dr. Farisi.


Ia juga menambahkan bahwa FGD ini merupakan seri kedua dari rangkaian diskusi rutin PUSAKADEMIA sepanjang tahun 2026, yang secara konsisten menghadirkan isu-isu strategis dalam perspektif multidisipliner.


Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemantik diskusi yang kompeten di bidangnya, yaitu: Dr. Arfa’i, M.H Dosen HTN juga alumni PMII, Rio Yusri Maulana, Ph.D Dosen Fisipol juga mantan Ketua BEM FISIP UNPAD 2013, Bahren Nurdin, M.A Pengamat Sospol juga Sekjen Forum Penulis Jambi (Pelanta) dan Dr. Mochammad Farisi, LL.M Direktur Pusakademia


Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai perspektif yang mengkaji relasi antara kekerasan terhadap aktivis, kebebasan sipil, serta implikasinya terhadap kualitas demokrasi di Indonesia.


FGD ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan elemen masyarakat sipil, antara lain:

HIMIP, HIMAPOL, OK RispEN, AKSI, mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2025, Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan, HIMA-IH UNJA, LSO-FH UNJA, GEN-BI UNJA, UKM Debat Gentala UNJA, mahasiswa Program Studi Manajemen, serta turut dihadiri oleh rekan-rekan media.


Partisipasi aktif peserta dari berbagai latar belakang tersebut menunjukkan tingginya perhatian generasi muda terhadap isu demokrasi dan kebebasan berekspresi.


Diskusi berlangsung hangat dan kritis, dengan berbagai pandangan yang saling melengkapi, bahkan sempat memunculkan dinamika perdebatan yang konstruktif. Hal ini justru memperkaya substansi diskursus dan mempertegas pentingnya ruang dialog terbuka dalam kehidupan demokratis.


Melalui kegiatan ini, PUSAKADEMIA berharap dapat terus menjadi wadah strategis dalam membangun kesadaran kritis, memperkuat nilai-nilai demokrasi, serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan solutif bagi masa depan Indonesia yang lebih demokratis, adil, dan bermartabat.


Hamdi Zakaria

Senin, 16 Maret 2026

Dirlantas Polda Jambi Sarankan Pemudik Dari Lintas Timur Jambi- Palembang dan Sebaliknya Hendaknya Ambil Jalur Lintas Barat Hindari Kemacetan



Patrolihukum86.com, FRIC, Jambi - Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono  menyampaikan arahan langsung Kakorlantas Polri terkait kondisi kepadatan arus lalu lintas yang signifikan di Jalur Lintas Timur (Jambi - Palembang).(16/03/2026)


Upaya menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama masa mudik.


Diberitahukan kepada seluruh jajaran bahwa terhitung mulai saat ini, dilakukan Penutupan Sementara Jalur Lintas Timur arah Jambi menuju Palembang bagi kendaraan pemudik.


MEKANISME PENGALIHAN ARUS

Seluruh kendaraan pemudik yang berasal dari arah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Riau dengan tujuan Palembang/Jawa, dialihkan sepenuhnya melalui Jalur Lintas Barat & Tengah dengan rute sebagai berikut:


Opsi pertama Rute Via Jalur Barat (Tersambung Tol)

Bagi pengendara yang menginginkan efisiensi waktu melalui akses jalan tol di bagian akhir perjalanan, dapat menempuh rute:

Jambi – Sorolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang.

Catatan: Setibanya di Prabumulih, pengendara dapat memanfaatkan Jalan Tol Prabumulih - Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju pusat kota.


Opsi kedua Rute Non-Tol (Jalur Tengah)

Untuk pengendara yang memilih jalur lintas Sumatera tanpa melalui jalan tol, rute yang disarankan adalah:

Jambi – Sorolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang.

 

Saat ini dilakukan 

Penebalan Personel dari pospam terdekat Menempatkan personel di titik-titik penyekatan dan persimpangan utama untuk mengarahkan pengemudi.


Kasat Lantas Muaro Jambi atensi & Kasat PJR

Memasang spanduk atau papan petunjuk arah sementara di perbatasan Riau-Jambi di tutup dan titik dialihkan sesuai dua opsi arus segera kerahkan personil di bantu personil PJR


Dan meng informasikan pengalihan ini melalui media sosial dan mitra media lainnya agar masyarakat tidak terjebak kemacetan di Lintas Timur.


Melakukan koordinasi intensif dengan Polres Sarolangun dan Polres Muratara (Polda Sumsel) untuk memastikan kesiapan jalur Lintas Tengah menerima lonjakan volume kendaraan.


Laksanakan tugas ini dengan humanis namun tegas. Kita Utamakan  keselamatan pengguna jalan" tegas Dirlantas


Hamdi Zakaria

Redaksi Media Garudasakti.id Provinsi Riau Dan Provinsi Jambi Menggelar Kegiatan Santunan Anak Yatim Dibulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M



Patrolihukum86.com, Jambi - Media garudasakti.id provinsi riau bersama pewakilan provinsi jambi menggelar 2  kegiatan bersamaan untuk santunan anak yatim dibulan suci ramadhan 1447 H/2026 M di panti asuhan muhamadiyah aisyiyah. Tepatnya ditelanai nusa indah 2 kota jambi Pada Senin (16/03/2026). 


Kegiatan dihadiri, pengurus panti asuhan muhamadiyah Aisyiyah jambi, anak-anak panti asuhan beserta tim media garudasakti.id.


Kaperwil Jambi media garudasakti.id Roby Mengucapkan, Terimakasih kepada semuanya yang telah membantu menyelenggarakan kegiatan kami. Kami sangat senang dapat mengadakan acara pembagian santunan anak yatim ini, sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan kami dengan masyarakat. 


Kami berharap acara ini dapat memperkuat silaturahmi dan mempereratkan hubungan antara kami dengan masyarakat, serta dapat membantu meringankan beban anak-anak yatim, berupa : beras, minyak, mie, energen dan uang saku anak-anak. 


Sekali lagi Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara santunan anak yatim. Semoga acara ini dapat membawa manfaat keberkahan dan kebahagiaan bagi kita semua, Aamiin ya Rabbal'alamiin."tutupnya 


Pengurus panti asuhan muhamadiyah Aisyiyah mengucapkan, Terimakasih pak udah niat dan ingin membantu kepada panti asuhan kami ini, sekali lagi kami mengucapkan rasa terimakasih dan semoga kedepannya silahturahmi kita terus berjalan.


Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026

Ketua Umum FRIC Presisi Polri H. Dian Surahman Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan dengan Beristirahat di Rest Area



Patrolihukum86.com, FRIC Jambi, Jakarta — Ketua Umum FRIC (Fast Respon Indonesia Center) Presisi Polri, H. Dian Surahman, mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik Lebaran agar selalu mengutamakan keselamatan selama di perjalanan. Mudik Lebaran, menurutnya, merupakan perjalanan penuh harapan untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, sehingga keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pemudik.


H. Dian Surahman menjelaskan bahwa perjalanan jauh yang ditempuh dalam waktu lama kerap menimbulkan kelelahan pada pengemudi. Kondisi tersebut sering kali ditandai dengan beberapa gejala seperti sering menguap, sulit berkonsentrasi, refleks yang mulai melambat, hingga emosi yang mudah terpancing. Apabila tanda-tanda tersebut mulai dirasakan, pengemudi diimbau untuk segera menepi dan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan.


“Apabila tubuh sudah mulai memberikan tanda-tanda kelelahan seperti sering menguap, sulit fokus, refleks melambat, atau emosi yang mulai tidak stabil, maka itu adalah saat yang tepat bagi pengemudi untuk menepi sejenak. Jangan memaksakan diri, karena keselamatan diri sendiri, keluarga, serta pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas,” ujar H. Dian Surahman.


Ia juga mengajak para pemudik untuk memanfaatkan fasilitas rest area yang telah disediakan di sepanjang jalur tol maupun jalur arteri. Rest area dapat menjadi tempat yang tepat untuk beristirahat sejenak, meregangkan otot, mengonsumsi makanan atau minuman, serta memulihkan kondisi tubuh sebelum kembali melanjutkan perjalanan.


Menurutnya, langkah sederhana seperti berhenti sejenak untuk beristirahat dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi akibat kelelahan pengemudi. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar para pemudik tidak terburu-buru mencapai tujuan, namun tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.


Lebih lanjut, H. Dian Surahman menegaskan bahwa jajaran FRIC Presisi Polri di berbagai daerah juga siap bersinergi dengan aparat Kepolisian dalam membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran. Kehadiran relawan FRIC di sejumlah titik diharapkan dapat membantu menciptakan situasi perjalanan yang aman, tertib, dan kondusif.


“Kami dari FRIC Presisi Polri juga siap mendukung tugas-tugas Kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada momentum mudik dan arus balik Lebaran. Semoga seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan dapat sampai di tujuan dengan selamat dan dapat merayakan hari raya bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” tambahnya.


Di akhir keterangannya, H. Dian Surahman kembali mengingatkan kepada seluruh pemudik agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik selama perjalanan, serta tidak ragu untuk beristirahat apabila merasa lelah.


“Manfaatkan rest area terdekat, luangkan waktu untuk berhenti dan beristirahat sejenak agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. Mudik adalah perjalanan penuh harapan, maka mari kita jaga keselamatan bersama,” tutupnya.


Hamdi Zakaria

Pastikan Pelayanan dan Pengamanan Arus Mudik Lebaran , Kapolres Muaro Jambi Bersama Forkopimda Pantau Posyan Exit Tol Sebapo



Patrolihukum86.com, Muaro Jambi - Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Muaro Jambi melaksanakan peninjauan Pos Pelayanan (Posyan) Exit Tol Muaro Sebapo, Kecamatan Mestong, Minggu (15/3/2026).


Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si. bersama Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan, S.I.K., M.H. guna memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pelayanan kepada masyarakat yang melintas selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pabung 0415/Gapu Jambi Letkol Inf Beni, S.I.P., Kabag Log Polres Muaro Jambi AKP Heri, Kasat Lantas Polres Muaro Jambi AKP Yudaha Bara, S.Tr.K., S.I.K., Kadis Perhubungan Muaro Jambi Muhammad Zuharman, SE, MM, Kajari Muaro Jambi Karya Graham Hutagaol, S.H., M.Hum., Kepala Dinas Pendidikan Dr. Kaspul Imam, S.Pd., S.Pd.I., M.I, Kepala Dinas Kesehatan dr. Aang Hambali, Kadis Perkim Ari Ariansyah Saputra, S.STP, Kasat Pol PP Razami, S.E., M.E, Camat Mestong Hermy Saputra, S.E, Kapolsek Mestong AKP Hengky Lesmana, S.H, Danramil Mestong Kapten Inf Abd. Rauf, serta Kaposyan Exit Tol Muaro Sebapo IPDA Ihsan, S.H.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan Forkopimda melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi Pos Pelayanan, mulai dari kebersihan lingkungan pos, kesiapan fasilitas pendukung, hingga kelengkapan peralatan medis yang disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi para pemudik yang membutuhkan.


Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan menegaskan bahwa Pos Pelayanan ini menjadi salah satu titik penting dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik. Ia juga mengingatkan kepada seluruh personel yang bertugas agar tetap siaga serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat


Dan diingatkan kepada pemudik untuk tetap jaga keselamatan saat berkendara. Dan Pastikan rumah yang ditinggalkan kondisi aman " ungkap Kapolres


Hamdi Zakaria

Kapolres Metro Jakarta Selatan Paparkan Kesiapan Pengamanan dan Pelayanan Operasi Ketupat Jaya 2026



Patrolihikum86.com, FRIC Jambi,  Jakarta — Dalam rangka memastikan keamanan, kelancaran, serta kenyamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri, Polres Metro Jakarta Selatan telah menyiapkan berbagai langkah strategis melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026. Sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan telah disiapkan guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.


Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa Polres Metro Jakarta Selatan telah menyiapkan sembilan pos pelayanan (Posyan) dan satu pos pengamanan (Pospam) yang akan beroperasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026.


“Dalam rangka memberikan pelayanan serta pengamanan kepada masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran, Polres Metro Jakarta Selatan telah menyiapkan sembilan pos pelayanan dan satu pos pengamanan. Pos pengamanan ditempatkan di kawasan Taman Margasatwa Ragunan karena wilayah tersebut merupakan salah satu destinasi wisata yang diperkirakan akan mengalami peningkatan kunjungan masyarakat,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan.


Sementara itu, sembilan pos lainnya merupakan pos pelayanan yang tersebar di beberapa titik strategis di wilayah Jakarta Selatan, salah satunya berada di wilayah Setiabudi. Pos-pos pelayanan tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus sebagai titik koordinasi pengamanan di wilayah masing-masing.


Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026, pengamanan tidak hanya melibatkan personel dari Polri, tetapi juga melibatkan berbagai unsur terkait lainnya.


“Personel yang dilibatkan dalam pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2026 telah dipersiapkan sesuai dengan arahan dari pimpinan. Selain dari Polri, kegiatan pengamanan dan pelayanan juga melibatkan unsur TNI, potensi masyarakat, Pramuka, serta komunitas-komunitas masyarakat lainnya yang turut bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode Lebaran,” jelasnya.


Adapun kegiatan yang dilaksanakan oleh personel yang bertugas di pos-pos tersebut antara lain memberikan pelayanan kepada masyarakat, menerima laporan masyarakat, serta melaksanakan patroli di wilayah yang menjadi tanggung jawab masing-masing pos pengamanan maupun pos pelayanan.


Sebagai contoh di wilayah Setiabudi, Kapolres menjelaskan bahwa terdapat sejumlah objek vital dan kawasan strategis yang menjadi fokus pengamanan, di antaranya pusat perbelanjaan, kawasan kedutaan besar negara sahabat, serta jalur-jalur lalu lintas yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.


“Di wilayah Setiabudi terdapat beberapa objek penting seperti pusat perbelanjaan, kawasan kedutaan, serta jalur lalu lintas utama. Seluruh kawasan tersebut akan menjadi bagian dari wilayah yang dilayani oleh pos pelayanan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” tambahnya.


Terkait dengan arus mudik, Kapolres juga menjelaskan bahwa di beberapa wilayah pinggiran Jakarta Selatan terdapat program mudik bersama yang diselenggarakan oleh berbagai instansi. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan aman dan tertib, pihak kepolisian akan melakukan koordinasi melalui Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah.


“Bhabinkamtibmas akan melakukan pendataan terhadap warga yang mengikuti program mudik bersama tersebut, sehingga keberangkatan dapat terkoordinasi dengan baik dan pelaksanaannya berjalan aman serta lancar,” ungkap Kapolres.


Dalam hal pengaturan lalu lintas, Polres Metro Jakarta Selatan juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan, serta pihak pengelola jalan tol.


Kapolres menjelaskan bahwa meskipun wilayah Jakarta Selatan tidak memiliki akses langsung terhadap ruas jalan tol, namun koordinasi tetap dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas yang dapat terjadi di sejumlah titik.


“Kami terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Ditlantas Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan, serta pengelola tol untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kepadatan atau penumpukan kendaraan di titik-titik tertentu, sehingga arus lalu lintas tetap dapat berjalan dengan lancar,” jelasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Selatan juga menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar memperhatikan aspek keamanan rumah yang ditinggalkan.


“Kami mengimbau kepada masyarakat Jakarta Selatan yang akan melaksanakan mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, seperti mengunci seluruh pintu dan jendela, mematikan kompor gas serta aliran listrik yang tidak diperlukan,” imbaunya.


Selain itu, bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat dan tidak digunakan selama mudik, Kapolres mempersilakan untuk menitipkan kendaraannya di kantor Polsek maupun pos pengamanan yang tersedia secara gratis.


“Bagi masyarakat yang memiliki kendaraan roda dua maupun roda empat dan tidak digunakan selama mudik, dapat menitipkan kendaraan tersebut di Polsek terdekat atau di pos pengamanan secara gratis. Hal ini kami sediakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat guna mencegah potensi tindak kejahatan,” ujar Kapolres.


Kapolres juga berharap masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman, sehat, serta selamat hingga sampai ke kampung halaman.

“Kami berharap masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman, lancar, sehat, dan selamat sampai tujuan. Sementara bagi masyarakat yang tetap berada di Jakarta, mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing,” pungkasnya.


Dengan sinergi antara aparat keamanan, instansi terkait, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 di wilayah Jakarta Selatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa nyaman dan kebersamaan.

(Red)

Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Ungkap Peredaran Obat Keras Daftar G di Jagakarsa, Dua Pelaku Diamankan



Patrolihukum86.com, FRIC Jambi, Jakarta — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Metro Jakarta Selatan kembali berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras daftar G yang diduga diperjualbelikan secara ilegal di wilayah Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam aktivitas penjualan obat keras tanpa izin.


Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Prasetyo Nugroho menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Selatan dalam menindak tegas peredaran obat-obatan keras yang berpotensi disalahgunakan oleh masyarakat.


“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penjualan obat keras daftar G secara bebas tanpa izin di wilayah Jagakarsa. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan langsung melakukan penyelidikan dan observasi di lokasi yang dimaksud,” ujar AKBP Prasetyo Nugroho.


Setelah memastikan adanya aktivitas ilegal tersebut, petugas kemudian melakukan penindakan di sebuah toko yang berada di Jalan Raya wilayah Jagakarsa. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang pelaku berinisial WA dan M yang diketahui berperan sebagai penjaga toko.


Saat dilakukan penggeledahan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama, petugas menemukan berbagai jenis obat keras daftar G yang diperjualbelikan tanpa izin dengan jumlah kurang lebih 3.095 butir. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa uang tunai sebesar Rp750.000, serta 1 unit handphone merk Oppo dan 1 unit handphone merk Infinix yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi dalam transaksi penjualan obat-obatan tersebut.


Adapun beberapa jenis obat keras yang ditemukan di TKP pertama antara lain 100 butir obat jenis Fiksefendisil 2 miligram, 2.380 butir obat jenis Optuner, 60 butir obat jenis Tramadol, 500 butir obat jenis tertentu, serta 18 butir obat jenis Double Y, dan sejumlah obat keras lainnya.


Tidak berhenti sampai di situ, petugas kemudian melakukan pengembangan berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap kedua tersangka. Tim Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan lalu bergerak menuju sebuah rumah kos atau kontrakan yang berada di Jalan Belimbing, Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan yang diduga menjadi tempat penyimpanan tambahan obat-obatan keras tersebut.


Di TKP kedua, petugas kembali menemukan berbagai jenis obat keras daftar G dengan jumlah yang jauh lebih besar, yakni sekitar 25.148 butir. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

3.855 butir obat jenis Exsiner

60 butir obat jenis Plenojepam

50 butir obat jenis Aprajolam

70 butir obat jenis Aprajolam 1 ml

16 butir obat jenis Mersi Sekmopram Plorajepam

89 butir obat jenis Falimiks Gejepam

50 butir obat jenis Atarakalfajoram

1.578 butir obat jenis Double Y

1.010 butir obat jenis Fisektinitil 2 miligram

13.870 butir obat jenis Tramadol


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka WA mengaku bahwa obat-obatan keras tersebut dijual secara bebas dengan harga bervariasi mulai dari Rp5.000 hingga Rp40.000 per butir. Dari aktivitas ilegal tersebut, para pelaku diketahui memperoleh keuntungan sekitar Rp200.000 per hari.


Lebih lanjut, dari hasil pengembangan penyidikan diketahui bahwa obat-obatan keras tersebut diperoleh dari seorang pemasok yang saat ini diketahui berinisial A. Yang bersangkutan diduga sebagai pemasok utama obat-obatan tersebut dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian serta telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).


“Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Kami juga masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok yang memasok obat-obatan keras tersebut,” jelas AKBP Prasetyo Nugroho.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 435 dan Pasal 436 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah).


Selain itu, bagi setiap orang yang dengan sengaja memproduksi, mengedarkan, atau memperjualbelikan sediaan farmasi tanpa izin, juga dapat dikenakan ancaman kurungan pidana serta sanksi denda sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagai bentuk penegakan hukum tegas terhadap peredaran obat-obatan ilegal.


Polres Metro Jakarta Selatan menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran obat-obatan keras ilegal yang berpotensi disalahgunakan oleh masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.


“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran obat-obatan keras ilegal serta turut berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat keras maupun narkotika di lingkungan sekitar,” tutup AKBP Prasetyo Nugroho.


Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran obat-obatan berbahaya dapat berjalan maksimal demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kesehatan masyarakat.


Redaksi

Ketua Umum FRIC Presisi Polri Instruksikan Jajaran FRIC di Pospam Mudik Lebaran 2026 Perkuat Sinergi Bersama Kepolisian



Patrolihukum86.com, FRIC Jambi, Jakarta — Ketua Umum FRIC (Fast Respon Indonesia Center) Presisi Polri H. Dian Surahman bersama Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening menginstruksikan kepada seluruh jajaran anggota FRIC yang bertugas di Pos Pengamanan (Pospam) Mudik Lebaran Tahun 2026 agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjalin sinergi yang kuat dengan jajaran Kepolisian Republik Indonesia.


Instruksi tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen organisasi FRIC Presisi Polri dalam mendukung kelancaran serta keamanan pelaksanaan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026 yang setiap tahunnya melibatkan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar di berbagai wilayah Indonesia.

Ketua Umum FRIC Presisi Polri H. Dian Surahman menegaskan bahwa keberadaan anggota FRIC di berbagai titik pos pengamanan merupakan bagian dari kontribusi nyata organisasi dalam membantu tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.


Menurutnya, seluruh anggota FRIC yang terlibat dalam kegiatan pengamanan di pospam harus mampu menunjukkan sikap profesional, humanis, serta selalu mengedepankan koordinasi dengan petugas kepolisian yang sedang bertugas di lapangan.


“Seluruh anggota FRIC yang mendapatkan tugas jaga di pospam Mudik Lebaran 2026 harus benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik. Kehadiran kita di pos pengamanan bukan hanya sekadar simbolis, tetapi harus memberikan manfaat nyata dalam membantu tugas kepolisian serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik,” tegas H. Dian Surahman.


Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran FRIC di daerah selalu menjaga nama baik organisasi serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kekompakan dalam bekerja di lapangan. Sinergitas antara FRIC dengan aparat kepolisian, TNI, serta instansi terkait lainnya menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama berlangsungnya arus mudik dan arus balik Lebaran.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening turut menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik antara anggota FRIC dengan petugas kepolisian yang bertugas di pos pengamanan. Ia berharap seluruh anggota FRIC dapat berperan aktif membantu pengaturan arus lalu lintas, memberikan informasi kepada masyarakat, serta membantu berbagai kebutuhan pelayanan di pospam sesuai dengan arahan petugas kepolisian.


“FRIC adalah mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, seluruh anggota yang bertugas di pospam harus selalu bersinergi dengan anggota kepolisian yang sedang dinas pada saat itu. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin, serta tetap mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat,” ujar H. Deden Hardening.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pengamanan mudik Lebaran merupakan momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran FRIC di pos pengamanan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara masyarakat dengan aparat penegak hukum dalam memberikan rasa aman kepada para pemudik.


DPP FRIC Presisi Polri juga mengapresiasi semangat dan kesiapan seluruh jajaran FRIC di berbagai daerah yang telah menyiapkan pos pengamanan maupun personel yang siap membantu tugas kepolisian selama pelaksanaan Operasi Ketupat pada Mudik Lebaran tahun 2026.


Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat, FRIC Presisi Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung tugas-tugas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada momentum penting seperti arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri.


Redaksi

Sabtu, 14 Maret 2026

1 Pekan Jelang Idul Fitri, Satgas Saber Pangan Pantau Langsung Bapokting di Pasar Kosambi dan Pasar Induk Caringin Bandung, Stok Aman dan Harga Terkendali



Patrolihukum86.com, FRIC Jambi, BANDUNG, - Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pangan Polri, Dir Rekrimsus Polda Jabar dan sejumlah instansi yang tergabung dalam Satgas Saber Pelanggaran Pangan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan harga, keamanan dan mutu bahan di Pasar Kosambi, Pasar Induk Caringin, serta distributor telur ayam ras di Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026.


Pemantauan dipimpin Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas RI, I Gusti Ketut Astawa, didampingi Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho dari Satgas Pangan Bareskrim Polri dan Dirreskrimsus Polda Jawa Barat Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono, bersama jajaran dinas terkait, Bulog, serta perwakilan Kementerian Perdagangan.


Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas RI, I Gusti Ketut Astawa didampingi Kaposko Satgas Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho  menyampaikan secara umum ketersediaan stok bahan pokok penting (Bapokting) di dua pasar tersebut dalam kondisi aman dengan distribusi yang lancar dan secara umum harga relatif terkendali, walaupun sebagian kecil komoditas pangan mengalami fluktuasi harga diatas HET/HAP.


"Pasokan bahan pokok di Pasar Induk Caringin dan Pasar Kosambi dapat dikategorikan aman, distribusi lancar dan harga bahan pokok dalam kondisi yang terkendali" kata Ketut Astawa dalam keterangannya kepada wartawan di lokasi, Sabtu (14/3/2026).


Dari hasil pengecekan di Pasar Kosambi, sebagian besar komoditas pangan masih sesuai dengan HET/HAP, seperti: Minyakita, Beras SPHP, Cabai Merah Keriting, Bawang Merah, Bawang Putih, Gula Konsumsi, Daging Ayam Ras, Daging Sapi namun ditemukan harga cabai rawit merah masih diatas HAP dan Telur Ayam Ras masih diatas HAP, mengingat para pedagang/pengecer mengambil komoditas tsb sdh mepet atau melewati HAP, sehingga dari hasil tersebut Satgas Saber mendatangi distributor di Pasar Induk Caringin untuk mengecek kebenaran informasi tersebut ke distributor. Hasil pengecekan, Harga cabai naik mengingat Pedagang di Pasar Induk Caringin mendapat pasokan dari produsen/petani di Lembang sdh diatas HAP di harga Rp 75.000 dengan alasan produksi menurun akibat curah hujan tinggi dan serangan hama. Oleh karena itu Kadis Perdagangan Kota Bandung disarankan untuk dapat koordinasi daerah sentra produksi cabai dan berikan fasilitasi dukungan distribusi (FDP) untuk membantu biaya transportasi, sehingga dapat menurunkan harga Cabai Rawit Merah.


Sedangkan harga telur ayam ras di dapat di distributor di Pasar Induk Caringin, distrubutor di Triarta dan produsen/peternak di Blitar sudah mendekati HAP. Oleh karena telah dilakukan surat teguran kepada produsen dan distributor untuk bisa menurunkan harganya.


Selain itu,  temuan lainnya di Pasar Kosombi adalah adanya satu pedagang/pengecer Minyakita menjual diatas HAP, setelah dilakukan pengecekan bahwa pedagang tersebut bukan mitra bulog dan mendapat pasokan Minyakita dari membeli di Medsos, sehingga dengan temuan tersebut Dinas Perdagangan dan Bulog akan membantu pembuatan NIB dan proses sebagai Mitra Bulog serta dilakukan penyaluran Minyakita ke pedagang tersebut.


Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Jawa Barat Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan Satgas  Saber Pangan secara intensif akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan harga bahan pokok dijual sesuai ketentuan pemerintah.


"Kami menghimbau kepada produsen, distributor dan pedagang agar menjaga kestabilan harga dengan menjual bahan pokok sesuai HET dan HAP, bila melanggar kami tidak segan-segan utk menindak tegas sesuai aturan dengan tindakan berlapis. Jika masyarakat masih menemukan harga di atas ketentuan, silakan melaporkan ke hotline Satgas Saber Pangan," ujarnya.


Sementara harga Daging Sapi Segar kembali stabil di harga kisaran Rp 130.000 - Rp 140.000, mengingat sebelumnya di beritakan di Media Online bahwa harga Daging Sapi di Pasar Kosambi masih di tinggi di Rp 150.000 - Rp 160.000 atau diatas HAP. Namun setelah di cek Satgas, daging sapi yang dijual pedagang di atas HAP adalah daging sapi jenis super atau khas dalam dan sudah dibersihkan, sehingga harganya berbeda. Satgas menghimbau pedagang agar memberikan penjelasan ke konsumen atau masyarakat agar masyarakat memahami perbedaan harga tersebut.


Dalam keterangannya, Kaposko Satgas Saber Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho juga menegaskan pihaknya terus secara intensif melakukan pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok di seluruh wilayah Indonesia.


"Kami bersama Satgas Saber Pangan maupun K/L terkait, Bulog dan BUMN akan terus intensif melakukan pemantauan untuk memastikan distribusi berjalan baik dan tidak ada pelanggaran yang merugikan masyarakat, terutama menjelang Nyepi dan Idul Fitri," tegasnya.


Menjelang hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026, Pemerintah melalui Satgas Saber Pelanggaran Pangan, bersama Bapanas, Kemendag, Kemendagri, Kementan, Satgas Pangan Polri dan Bulog akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Diharapkan menjelang hari raya Nyepi dan Idul Fitri harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan stok pangan tetap aman. 


Redaksi

Kurangi Kemacetan Jalur Mudik Garut, Kapolres Garut Dampingi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Beri Kompensasi Rp1,4 Jut a untuk Kusir Delman dan Tukang Becak



Patrolihukum86.com, FRIC Jambi - Jabar -Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyalurkan kompensasi kepada para pengemudi transportasi tradisional di jalur mudik dan wisata Kabupaten Garut selama masa Lebaran 2026. Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi saat arus mudik dan libur Idul Fitri. Sabtu (14/3/2026).


Melalui kebijakan tersebut, para kusir delman dan tukang becak diminta untuk sementara waktu tidak beroperasi selama satu minggu, baik menjelang maupun setelah Hari Raya Idul Fitri. Sebagai pengganti pendapatan yang hilang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kompensasi uang saku kepada para pekerja transportasi informal tersebut.


Di Kabupaten Garut sendiri, tercatat sebanyak 483 orang dari 12 kecamatan menerima bantuan kompensasi. Rinciannya terdiri dari 477 kusir delman dan 6 tukang becak. Masing-masing penerima mendapatkan kompensasi sebesar Rp1.400.000 per orang.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Kebijakan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengurangi potensi kemacetan di jalur utama mudik dan kawasan wisata selama periode Lebaran. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada para pekerja transportasi tradisional untuk beristirahat serta merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.


Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan anggaran kompensasi hingga Rp. 6,9 miliar bagi para pengemudi angkutan tradisional seperti kusir delman dan tukang becak yang berada di jalur utama mudik dan wisata di wilayah Jawa Barat.


Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan arus lalu lintas selama mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi para pekerja transportasi informal yang selama ini turut beraktivitas di sepanjang jalur mudik.

Hamdi Zakaria

Ketum FRIC H. Dian Surahman Peringatkan Keras Oknum yang Bermain di Program MBG: Siap-Siap Dilaporkan Langsung ke Presiden



Patrolihukum86.com, FRIC Jambi, Jakarta, -- Ketua Umum FRIC (Fast Respon Indonesia Center) Presisi Polri, H. Dian Surahman, menegaskan sikap tegas terhadap oknum-oknum yang diduga memanfaatkan atau memainkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan.


Menurutnya, program MBG merupakan program yang sangat baik dan memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, program tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan sesuai dengan tujuan awal pemerintah.


Ketua Umum FRIC (Fast Respon Indonesia Center) Presisi Polri menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam menjalankan program MBG. Namun demikian, beliau mengingatkan dengan tegas kepada seluruh pihak agar tidak menjadikan program yang sangat baik ini sebagai ajang bisnis pribadi atau sarana mencari keuntungan sepihak yang merugikan masyarakat serta merusak kepercayaan publik.


“Program MBG ini adalah program yang sangat baik untuk rakyat. Kami dari FRIC sangat mendukung penuh pelaksanaannya. Namun apabila ditemukan adanya oknum-oknum yang bermain, memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi, atau melakukan penyimpangan dalam pelaksanaannya, maka jangan salahkan jika kami akan bertindak tegas,” tegas H. Dian Surahman.


Ia juga menegaskan bahwa apabila terdapat bukti kuat terkait adanya praktik penyimpangan, maka pihaknya tidak akan ragu untuk melaporkan langsung persoalan tersebut kepada Prabowo Subianto sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga program pemerintah agar tetap berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.


“Siapapun oknum yang terbukti bermain dalam program MBG harus siap menanggung konsekuensinya. Bila bukti sudah lengkap dan otentik, kami tidak akan ragu untuk melaporkannya langsung kepada Presiden,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ketua Umum FRIC (Fast Respon Indonesia Center) Presisi Polri juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran FRIC di seluruh Indonesia agar terus mengawal dan mengawasi jalannya program MBG di daerah masing-masing. Pengawalan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah agar berjalan dengan baik, transparan, serta tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.


Ia meminta seluruh anggota FRIC untuk melakukan pemantauan dan investigasi di lapangan secara objektif dan profesional. Apabila ditemukan indikasi penyelewengan, ketidaksesuaian pelaksanaan, atau adanya praktik yang merugikan masyarakat, maka seluruh temuan tersebut diminta segera dilaporkan kepada Ketua Umum dengan disertai bukti yang benar-benar otentik serta hasil investigasi lapangan yang dapat dipertanggungjawabkan.


“FRIC harus hadir sebagai pengawal program-program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat. Jika di lapangan ditemukan adanya penyimpangan dari program MBG, segera laporkan kepada saya dengan bukti yang jelas hasil investigasi di lapangan. Kita tidak ingin program baik ini dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.


Dengan adanya pengawalan dari seluruh jajaran FRIC di Indonesia, diharapkan program MBG dapat berjalan secara maksimal, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas sesuai dengan tujuan pemerintah.

FRIC juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi jalannya program MBG agar tetap bersih dari praktik-praktik yang merugikan rakyat serta menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah.


Hamdi Zakaria