Jumat, 06 Maret 2026

Ketum FRIC Instruksikan Jajaran Se-Indonesia Awasi Dapur MBG, H. Dian Surahman: dan Sekjen DPP H. Deden Hardening, Jangan Ada yang Berani Bermain dengan Hak Rakyat



Patrolihukum86.com, Jakarta – Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Presisi Polri, H. Dian Surahman, bersama Sekretaris Jenderal DPP H. Deden Hardening, menyampaikan sikap tegas terhadap siapa pun yang mencoba bermain atau melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang diperuntukkan bagi masyarakat.


Dalam keterangannya, Ketum FRIC menegaskan bahwa setiap program pemerintah yang telah ditetapkan nilainya harus direalisasikan secara utuh tanpa adanya pengurangan atau penyimpangan oleh pihak mana pun.


“Program yang sudah ditetapkan oleh pemerintah adalah hak masyarakat. Jangan sampai ada oknum yang dengan sengaja mengurangi nilai atau memanfaatkan program tersebut untuk kepentingan pribadi. Jika nilai yang sudah ditentukan sebesar Rp15.000, maka harus direalisasikan sebesar itu kepada masyarakat, tidak boleh dikurangi sedikit pun,” tegas H. Dian Surahman.


Ia menambahkan bahwa FRIC sebagai organisasi yang bersinergi dengan pemerintah serta Presisi Polri memiliki komitmen kuat untuk ikut mengawal berbagai program pemerintah agar berjalan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran.


Menurutnya, penyalahgunaan program pemerintah tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencoreng tujuan mulia negara dalam membantu rakyat. “FRIC tidak akan mentolerir siapa pun yang mencoba bermain di dalam program yang diperuntukkan bagi rakyat. Kami akan bersikap tegas dan mengawal persoalan ini sampai tuntas,” lanjutnya.


Lebih lanjut, Ketum FRIC H. Dian Surahman secara resmi menginstruksikan kepada seluruh jajaran FRIC di seluruh Indonesia untuk turut serta mengawasi langsung pelaksanaan dapur MBG di wilayah masing-masing. Pengawasan tersebut dilakukan guna memastikan bahwa makanan yang disalurkan benar-benar layak, bergizi, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah.


“Saya instruksikan kepada seluruh jajaran FRIC se-Indonesia agar wajib mengawasi dapur MBG. Pastikan makanan yang diberikan kepada masyarakat benar-benar layak dikonsumsi, higienis, dan sesuai dengan standar gizi yang sudah ditentukan,” tegasnya.


Ia juga menekankan bahwa apabila ditemukan adanya kecurangan, pengurangan kualitas makanan, penyajian makanan yang tidak layak konsumsi, atau adanya laporan dari masyarakat terkait hal tersebut, maka seluruh jajaran FRIC diminta untuk segera bertindak.


“Jika ditemukan adanya kecurangan, makanan yang tidak layak konsumsi, atau tidak sesuai dengan standar yang seharusnya, segera laporkan. Dokumentasikan dengan baik dan viralkan agar menjadi perhatian publik serta segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait,” ujar H. Dian Surahman dengan tegas.


Senada dengan itu, Sekjen DPP FRIC H. Deden Hardening menyampaikan bahwa FRIC juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat agar bisa turut serta melaporkan apabila menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG di lapangan.


“Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan jika menemukan adanya penyimpangan. FRIC siap mengakomodir setiap laporan yang masuk dari masyarakat,” ujar H. Deden Hardening.


Ia menegaskan bahwa setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti dengan pengumpulan data serta investigasi lapangan oleh jajaran FRIC. Apabila terbukti terdapat pelanggaran atau kecurangan, maka laporan tersebut akan diteruskan ke pemerintah pusat.


“Jika terbukti ada pihak yang bermain dan merugikan masyarakat dalam program MBG ini, FRIC tidak akan tinggal diam. Kami akan melaporkan langsung kepada Presiden Republik Indonesia agar segera ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.


Melalui pernyataan tersebut, FRIC menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari pengawasan publik terhadap jalannya program pemerintah, khususnya yang menyangkut kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.


Ketum FRIC H. Dian Surahman berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, jujur, dan transparan.


“Program pemerintah dibuat untuk membantu rakyat, bukan untuk dijadikan ladang keuntungan oleh oknum tertentu. Oleh karena itu, mari kita jaga bersama. Jika ada yang bermain dengan hak rakyat, FRIC akan berada di barisan terdepan untuk mengungkap dan melaporkannya hingga tuntas,” pungkasnya.


Redaksi

Boyong Seluruh OPD, Bupati M. Syukur Bermalam di Tabir Timur, Jalan Tetap Prioritas Meski Anggaran Dipangkas



Patrolihukum86.com, BANGKO – Bupati Merangin, M. Syukur, melakukan kunjungan kerja intensif di wilayah perbatasan Kabupaten Tebo, tepatnya di Desa Sri Sembilan, Kecamatan Tabir Timur, Jumat (06/03).


Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an 17 Ramadan 1447 Hijriah.



Sekali dayung dua pulau terlampaui, Bupati juga bermalam di Tabir Timur sebagai realisasi program prioritas "Bupati Ngantor di Kecamatan".


Didampingi Wakil Bupati A. Khafidh, Wakil Ketua DPRD Herman Effendi, Sekda Zulhifni, dan seluruh kepala OPD, Bupati menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur meski di tengah keterbatasan anggaran.


Dalam sambutannya di Masjid Al Barokah, Bupati M. Syukur secara terbuka mengakui adanya pemotongan anggaran yang signifikan pada tahun 2026, yakni mencapai Rp240 miliar. Hal ini berdampak pada lambatnya penanganan jalan sepanjang 1.000 km lebih di Kabupaten Merangin.


"Persoalan jalan di Tabir Timur ini memang berat. Meski anggaran dipotong, pemerintah tetap bertanggung jawab. Tahun 2026 tetap ada pembangunan jalan di sini, bahkan saya sudah minta Kadis PU untuk menambah titik-titik tertentu agar akses masyarakat lancar," tegas Bupati.


Sebagai solusi alternatif atas keterbatasan anggaran pengaspalan, Pemkab Merangin telah menyiagakan alat berat berupa dua unit Grader dan dua unit Bomag.


Langkah ini diambil guna memastikan jalan fungsional sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat tidak terputus.


Selain infrastruktur, Bupati menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM melalui berbagai program bantuan.


Dibidang pendidikan, Pemkab Merangin menyediakan program beasiswa kuliah, bantuan perlengkapan sekolah (baju, tas, sepatu) untuk anak yatim dan kurang mampu, serta kursus bahasa asing gratis di tiap kecamatan.


Dibidang kesehatan, Pemkab Merangin telah menambah fasilitas RSUD Kolonel Abundjani dan menambah kuota Jamkesda hingga 10.000 peserta. Bupati menginstruksikan para Kades untuk aktif melakukan pendataan agar warga tidak kesulitan saat harus berobat ke Bangko.


Sementara itu, dibidang ekonomi dan keagamaan, Pemkab Merangin menyediakan program bantuan Rp100 juta untuk pesantren terdaftar, bantuan subsidi bibit sawit, bantuan UMKM, serta dukungan bagi pegawai syarak.


Bupati juga mengklarifikasi isu miring terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat. Menurutnya, MBG bukan hanya soal gizi anak, melainkan motor penggerak ekonomi desa.


"Jangan dengarkan hoaks. MBG ini peluang bisnis. Kebutuhan telur, ayam, dan sayur sangat besar. Saya minta BUMDes di tiap desa menangkap peluang ini agar uang berputar di masyarakat kita sendiri," tambahnya.


Menutup rangkaian kegiatan, Bupati beserta rombongan melakukan audiensi langsung dengan warga, buka puasa bersama, hingga bermalam dan sahur bersama di Tabir Timur.


"Daerah ini spesial, jaraknya jauh dan medannya susah. Saya sengaja bawa seluruh Kadis agar mereka melihat langsung nasib rakyat yang harus kita pikirkan bersama. Kita ingin jarak antara pemerintah dan masyarakat benar-benar hilang," ungkapnya.


Menutup rangkaian kegiatan, Bupati M. Syukur juga menyerahkan bantuan CSR dari Bank 9 Jambi dan BAZNAS berupa bantuan untuk tempat ibadah serta paket bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu. (Madi/guh/van/kominfo)


Irwanto

Kapolri Apresiasi KSPSI Perjuangkan Hak Buruh : Tertib dan Kontrukstif



Patrolihukum86.com, FRIC, Jakarta - Kapolri memberikan apresiasi kepada Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Kapolri menilai KSPSI telah berhasil menjadi contoh bagaimana perjuangan menuntut hak dilakukan dengan cara yang elegan, tertib, dan konstruktif.

Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri acara silaturahmi Ramadan dan buka puasa bersama KSPSI Jawa Barat di PT NOK, Cikarang, Jumat (6/3/2026). Dalam kesempatan itu Jenderal Sigit berterima kasih kepada seluruh jajaran KSPSI yang konsisten memperjuangkan nasib pekerja.


"Satu hal, saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan KSPSI yang selama ini memperjuangkan aspirasi buruh namun dilaksanakan dengan cara yang baik, dengan konstruktif," kata Jenderal Sigit di hadapan para buruh.


Menurut Jenderal Sigit, pendekatan yang yang dipilih KSPSI terbukti jauh lebih efektif dalam mencapai tujuan yang diharapkan. "Dan alhamdulillah, semua yang diperjuangkan ini ternyata berhasil," ucapnya.


Jenderal Sigit berharap strategi aksi yang diterapkan KSPSI dapat menjadi role model atau teladan bagi elemen masyarakat lainnya dalam menyampaikan pendapat di muka umum.


Jenderal Sigit mengungkit keberhasilan Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, yang baru-baru ini diterima oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat memperjuangkan aspirasi terkait Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) dan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT). Tak hanya di parlemen, aspirasi mereka juga diterima langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.


"Kemarin Pak Andi beserta tim diterima DPR ya, pada saat memperjuangkan Undang-Undang Ciptaker, termasuk juga Undang-Undang PRT. Tadi diterima oleh Bapak Presiden," ungkap Jenderal Sigit.


Eks Kabareskrim Polri itu menekankan bahwa aksi yang dilakukan dengan tertib tidak akan membuat gerakan buruh menjadi lemah atau dipandang sebelah mata. Justru sebaliknya, kedewasaan dalam berdemokrasi itulah yang membuka pintu dialog.


"Pada saat kita yang besar ini turun di lapangan, namun kita tertib, kita konstruktif, kita tunjukkan bahwa kita besar namun kita taat aturan, ternyata pesan yang disampaikan justru sampai. Dan ini tentunya menjadi kebanggaan bagi kita semua," tutur Jenderal Sigit.


Karena itu, dia berharap agar sinergi dan metode perjuangan seperti ini terus dipertahankan. Menurutnya dengan cara baik namun tepat sasaran, segala aspirasi buruh dapat tercapai.


"Tentunya harapan kita ke depan, apa yang menjadi aspirasi rekan-rekan buruh, dengan cara yang kita lakukan ini, semuanya bisa kita capai sesuai dengan apa yang menjadi harapan kita semua," pungkasnya.


Hadir di lokasi para Dewan Penasihat KSPSI yakni Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan (Bidang Mitigas Masalah Hubungan Industrial), Komjen Imam Widodo (Bidang Organisasi), Ferriyady Hartadinata (Bidang UMKM dan Koperasi), Irjen (P) Cahyono Wibowo (Bidang Penegakan Hukum).


Kapolri hadir dampingi Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Karobinkar SSDM Polri Brigjen Langgeng Purnomo. Tampak pula hadir Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Dirtipidter Bareskrim Polri selaku Kasatgas Desk Ketenagakerjaan Polri Brigjen Moh Irhamni.

Redaksi

Wilayah Hukum Polres Merangin Sarang PETI, Peti Meraja Lela di Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai Polres Terkesan Tak Bernyali



Patrolihukum86.com, Merangin -Tak ada habisnya praktik penambangan Emas Tampa Izin(PETI) di wilayah kabupaten Merangin.Belakangan mencuat aktivitas PETI di wilayah kabupaten Merangin,tepatnya di Desa Pulau baru, Informasi serta dokumentasi yang di peroleh awak media pun menunjukkan bahwa bisnis ilegal perusak lingkungan tersebut masih leluasa beroperasi.


Menurut salah seorang sumber yang merupakan warga setempat, aktivitas PETI di Desa Pulau Baru sedikit sudah berlangsung lama.ironisnya sudah berlangsung lama tak ada penindakan dari Aparat penegak hukum polres Merangin. Wilayah hukum Polres Merangin, merupakan sarang Peti, Polres seakan tak bernyali, ungkap warga.


Lanjut sumber mesin Dompeng yang bekerja mencari Emas di belakang Puskesmas Desa Pulau baru milik Bayhaki sudah sangat meresahkan warga setempat di tegur malah si pemilik mesin Dompeng malah melot apa hak saudara inikan tanah milik saya.


"Kalau informasinya begitu.makanya kita menuntut kejelasan sebenarnya ini kepada pemerintah Desa Pulau baru dan APH juga.kalau mau di lagalkan,ya legal Kita bayar pajak kalau Idak ya di tutup semua,"kata sumber.


Sementara itu sosok pria bernama Bayhaki yang di sebut -sebut sebagai pemilik mesin dompeng tak pernah mau di komfermasi oleh awak media seolah-olah ada orang kuat yang membekengi aktivitas penambangan emas tanpa izin PETI.


Irwanto

Gandeng 4 Organisasi, Lavita Syukur Salurkan Santunan dan Takjil ke Ponpes dan Panti Asuhan



Patrolihukum86.com, BANGKO – Mengisi momentum penuh berkah di hari Jum'at, istri H.M Syukur, Lavita Syukur, menggelar aksi religi dan sosial. 


Istri Bupati Merangin M. Syukur ini menyambangi pondok pesantren dan panti asuhan untuk menyalurkan santunan serta paket takjil, Jum'at (06/03).



Lavita Syukur tidak sendirian. Ia bergerak bersama empat organisasi besar yang dipimpinnya, yakni PKK, BKMT, Bunda PAUD, dan Dekranasda. Sinergi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meringankan beban sesama.


Kegiatan dimulai dengan mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) El Kaffah yang berlokasi di Desa Sungai Ulak. Di sana, rombongan disambut hangat oleh para pengasuh dan santri.


Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Panti Asuhan 'Aisyiyah Muhammadiyah di Desa Mentawak.


Dalam kunjungan tersebut, Lavita Syukur  menyerahkan bantuan berupa Paket Takjil untuk berbuka puasa dan santunan uang tunai yang merupakan amanah langsung dari Bupati Merangin, M. Syukur.


"Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami dan pemerintah daerah terhadap anak-anak kita di ponpes dan panti asuhan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua," ujar Lavita Syukur di sela-sela kegiatannya.


Turut mendampingi dalam rombongan tersebut, Ketua GOW Merangin, Hj. Emi Minarsih, dan Ketua DWP Merangin, Sri Rizki. Kehadiran tokoh-tokoh wanita Merangin ini menunjukkan soliditas organisasi wanita dalam mendukung program sosial kemasyarakatan.


Setelah menuntaskan agenda kunjungan, rangkaian kegiatan ditutup dengan acara Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas Bupati. 


Acara tersebut dihadiri oleh jajaran anggota BKMT, PKK, Dekranasda, dan Bunda PAUD sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pengurus organisasi selama ini. (Indra/van/kominfo)


Irwanto

Kapolda Jambi Dan PD Bhayangkari Jambi Gandeng OKP dan Ormas Bagikan Takjil Kepada Ojol dan Warga Jambi



Patrolihukum86.com, FRIC, Kota Jambi - Puasa Ramadhan telah berjalan 16 hari , namun kepolisian Polda Jambi dan jajaran hampir setiap hari berbagi selama bulan Ramadhan ini dengan membagikan takjil untuk berbuka puasa kepada warga Jambi 


Kali ini Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar langsung didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Jambi turun langsung bagikan takjil dengan beberapa para pejabat utama Polda Jambi (06/03/2026)


Pembagian Takjil Kepada Masyarakat Kota Jambi juga menggandeng  OKP dan Ormas Prov. Jambi yang diserahkan  kepada Ojek Online dan masyarakat Jambi


 Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali, S.I.K, S.H., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Jannus Parlidungan Siregar, S.I.K, M.H beserta PJU Polda Jambi.


Tentunya atas kegiatan yang dilakukan Kepolisian menuai apresiasi dari masyarakat yang menyambut antusias untuk mendapatkan Takjil yang dibagikan oleh Polda Jambi.

Hamdi Zakaria 

Polda Jambi Gelar Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat 2026, Perkuat Sinergi Pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri



Patrolihukum86.com, FRIC, Jambi – Polda Jambi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2026 di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Polda Jambi, Jumat (6/3/2026) 


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar,  dan dihadiri unsur Forkopimda, instansi terkait serta para pejabat utama Polda Jambi dan jajaran.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, Wakapolda Jambi Brigjen Pol B. Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar,  perwakilan Danrem 042/Gapu melalui Kasiops Korem Kolonel Inf Wahyu Alfian Arisandi, Dandenpom II/2 Jambi Letkol Cpm Deka Piro Sandira, Kasatgaswil Densus 88 Jambi Kombes Pol Beri Diatra, para Kapolres jajaran, kepala OPD Provinsi Jambi serta para tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi serta menyusun strategi yang bersifat prediktif dan solutif dalam menghadapi berbagai potensi permasalahan selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H.


Kapolda menjelaskan bahwa momentum Idul Fitri tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga telah berkembang menjadi tradisi masyarakat yang memicu meningkatnya mobilitas, khususnya saat arus mudik dan arus balik.


“Melalui rapat koordinasi ini kita menyamakan persepsi dan menyusun strategi yang bersifat prediktif serta solutif guna mengantisipasi berbagai kendala di lapangan dalam pengamanan Idul Fitri tahun 2026,” ujar Kapolda Jambi.


Ia juga menyoroti potensi peningkatan aktivitas masyarakat yang dapat berdampak pada kemacetan lalu lintas, kecelakaan, hingga gangguan kamtibmas.


“Meningkatnya mobilitas masyarakat untuk mudik maupun rekreasi berpotensi menimbulkan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, kelangkaan BBM, hingga peningkatan kejahatan konvensional seperti curat, curas dan curanmor,” jelasnya.


Kapolda Jambi juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta bahan bakar minyak selama Ramadhan dan Idul Fitri melalui koordinasi lintas instansi.


Ia menambahkan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar operasi menjelang Idul Fitri, melainkan operasi pelayanan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga masyarakat kembali beraktivitas normal.


“Ops Ketupat bukan hanya operasi menjelang Idul Fitri, namun merupakan operasi pelayanan selama bulan suci Ramadhan secara utuh hingga masyarakat kembali beraktivitas normal setelah Idul Fitri,” tegasnya.


Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menekankan pentingnya kesiapan transportasi dan infrastruktur jalan guna memastikan kelancaran arus mudik.


Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam menciptakan pengalaman mudik yang aman dan lancar.


“Kita juga harus mengantisipasi faktor iklim dan cuaca yang dapat mempengaruhi kelancaran arus lalu lintas serta berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat selama arus mudik,” ujarnya.


Perwakilan Korem 042/Gapu melalui Kasiops Kolonel Inf Wahyu Alfian Arisandi menyampaikan komitmen TNI untuk mendukung Polri dalam pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat 2026.


“TNI siap mendukung Polri dalam melaksanakan pengamanan di lapangan, termasuk patroli dan pengamanan jalur transportasi arus mudik di wilayah Jambi,” katanya.


Dalam rakor tersebut juga disampaikan berbagai paparan terkait kesiapan Operasi Ketupat 2026 dari sejumlah instansi, antara lain Dinas PUPR Provinsi Jambi, Dinas Perhubungan, Kanwil Kementerian Agama, Pertamina Jambi, BMKG Provinsi Jambi, serta dari jajaran Polda Jambi seperti Dirintelkam, Dirlantas dan Karoops.


Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol.Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa rakor lintas sektoral ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi seluruh stakeholder guna memastikan pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri berjalan optimal.


“Rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan langkah awal untuk memperkuat sinergi seluruh pihak agar pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat 2026 di wilayah Jambi dapat berjalan aman, lancar dan kondusif,” ujar Kabid Humas Polda Jambi.


Hamdi Zakaria 

Kamis, 05 Maret 2026

Hangatnya Bukber di Pendopo, PSHT Merangin Sebut Bupati M. Syukur Saudara Kami



Bpatrolihukum86.com, BANGKO – Suasana kekeluargaan menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Merangin pada Kamis (05/03).


Bupati Merangin, M. Syukur, menggelar acara buka puasa bersama para sesepuh dan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Merangin.



Pertemuan ini bukan hanya agenda formal pemerintahan, melainkan ajang reuni bagi Bupati M. Syukur yang merupakan "warga" resmi PSHT sejak Agustus 2022 lalu.


Kala itu, Bupati M. Syukur disahkan menjadi warga PSHT di Gedung Balai Prajurit Marinir (BAPRA) Cilandak, Jakarta Selatan, bersama Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti. Tak heran, kedekatan emosional terpancar kuat dalam obrolan hangat sepanjang acara.



Ketua PSHT Cabang Merangin, Puryanto, menegaskan bahwa hubungan PSHT dengan orang nomor satu di Merangin tersebut lebih dari sekadar urusan birokrasi.


"Selain menjabat sebagai Bupati, Pak Syukur adalah saudara kami, bagian tak terpisahkan dari keluarga besar PSHT," ujar Puryanto yang disambut senyum hangat sang Bupati.


Dalam kesempatan itu, Puryanto menyampaikan rencana peresmian Padepokan Pencak Silat PSHT di Desa Mentawak, Kecamatan Bangko.


Gayung bersambut, Bupati M. Syukur juga memuji kualitas bangunan padepokan yang dinilainya sebagai salah satu yang terbaik.


"Untuk skala Provinsi Jambi, saya rasa belum ada yang menandingi padepokan di Merangin ini. Luar biasa, bahkan orang lewat sering mengira itu gedung pemerintah," puji Bupati yang langsung disambut riuh tepuk tangan.


Ia pun menantang PSHT untuk menggelar kejuaraan pencak silat tingkat kabupaten maupun provinsi untuk memperebutkan Piala Bupati sebagai rangkaian acara sebelum peresmian padepokan.


Meski berstatus sebagai Bupati Merangin. M. Syukur menegaskan hal tersebut tidak akan mengubah garis persaudaraan yang telah terjalin. Ia menjamin akses komunikasi bagi para "dulur" PSHT akan selalu terbuka lebar.


"Rumah dinas ini terbuka 24 jam. Silakan mampir kalau mau ngopi. Meski tugas negara membuat saya jarang sempat mampir ke padepokan, yakinlah saya tetap Syukur yang dulu. Kita berjuang bersama untuk kebaikan," tegasnya.


Selain bersilaturahim yang penuh keakraban, dihadapan keluarga besar PSHT, Bupati M. Syukur juga memaparkan sejumlah capaian dan program sosial pemerintah yang dapat diakses oleh masyarakat Merangin.


Seperti program pemberian beasiswa kuliah bagi mahasiswa berprestasi dan bantuan peralatan sekolah bagi warga kurang mampu, bantuan perlengkapan sekolah gratis serta kursus bahasa asing gratis di tingkat kecamatan.


Ada juga program jaminan kesehatan (Jamkesda) yang rencananya akan ditambah kuota sebanyak 10.000 orang.


Saat ini, RSUD Kolonel Abundjani telah memiliki fasilitas CT Scan, Mamografi dan Cathlab untuk pemeriksaan penyakit jantung.


"Sekarang pemeriksaan jantung dan cuci darah tidak perlu lagi ke Muara Bungo, di Merangin sudah tersedia," tegasnya.


Disisi lain, bupati M. Syukur juga mengungkapkan komitmen dalam upaya membangun infrastruktur.


Pada tahun 2025, ditengah badai efisiensi anggaran dan pemangkasan anggaran Rp150 miliar, pemerintah tetap berhasil membangun jalan sepanjang 18 km pada tahun serta mendapat bantuan pusat sebesar Rp30 miliar. Sementara, pada tahun 2024, panjang jalan yang dibangun hanya 8 kilometer. 


Dibidang keagamaan, Bupati M. Syukur juga menyampaikan program bantuan Rp 100 juta untuk pondok pesantren dan program unggulan lainnya.


Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati, A. Khafidh, Sekda Zulhifni, Ketua PSHT Merangin Puryanto,Asisten I Sukoso, Kadis Kominfo Ahmad Khoirudin, tokoh-tokoh PSHT, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Indra/van/Kominfo)


Irwanto

Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat Pantau Pasokan dan Harga Jelang Idul Fitri di Jawa Timur, Ini Hasilnya?



Patrolihukum86. FRIC,  SURABAYA, - Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan melakukan pemantauan langsung terhadap pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 2026 di sejumlah wilayah di Jawa Timur, Rabu (4/3/2026).


Kegiatan pemantauan dipimpin oleh Kaposko Satgas Saber Pangan Pusat, Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho bersama Tim Satgas Saber Pusat. Pemantauan melibatkan unsur Badan Pangan Nasional, jajaran kepolisian Wadir Reksrimsus Polda Jatim Akbp Henri Noveri, tim Satgas Saber Pusat, Satgasda Saber Polda Jatim dan Polres Kediri,  Dinas Perdagangan dan pertanian di tingkat provinsi hingga kabupaten.


Beberapa lokasi yang menjadi titik pemantauan antara lain: Pasar Wonokromo di Kota Surabaya, lahan petani cabai rawit merah di Kecamatan Kepung, pengepul cabai di Kecamatan Puncu, peternakan ayam petelur PT Mitra Jaya Fermindo, Pasar Induk Pare di Kabupaten Kediri, serta Grosir Superindo Jemursari Surabaya.


*Pasokan Pangan Relatif Aman*


Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Wonokromo, secara umum pasokan pangan menjelang Idul Fitri dinilai aman dan distribusi berjalan lancar.


Sejumlah komoditas tercatat masih berada pada kisaran harga eceran tertinggi (HET) atau harga acuan pemerintah (HAP), di antaranya beras premium, medium, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, minyak goreng Minyakita dari Bulog, serta daging ayam ras.


Harga beberapa komoditas di pasar tersebut antara lain beras premium sekitar Rp15.000 per kilogram, beras medium Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, bawang putih Rp34.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp50.000 per kilogram, cabai merah besar Rp25.000 per kilogram, dan daging ayam ras Rp40.000 per kilogram.


Sementara itu, harga telur ayam ras berada di kisaran Rp31.000 hingga Rp32.000 per kilogram atau sedikit di atas harga acuan pemerintah. Untuk minyak goreng Minyakita dari Bulog dijual sekitar Rp15.700 per kilogram dan mulai tersedia secara lebih luas di kalangan pedagang.


“Secara umum hasil pemantauan menunjukkan pasokan dan distribusi pangan di wilayah Surabaya dan Kabupaten Kediri dalam kondisi aman menjelang Idul Fitri. Sebagian besar harga komoditas juga masih berada pada kisaran harga acuan pemerintah (HAP) dan HET,” kata Brigjen Zain Dwi Nugroho.


*Harga Cabai Rawit Merah Masih Tinggi*


Meski sebagian besar komoditas relatif stabil, Satgas menemukan harga cabai rawit merah masih berada di atas harga acuan pemerintah.


Di tingkat konsumen, harga cabai rawit merah tercatat dijual di kisaran Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai masih fluktuatif meski sempat mengalami penurunan.


Menurut Zain, kenaikan harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh faktor cuaca yang berdampak pada produksi di tingkat petani.


“Kenaikan harga cabai rawit merah saat ini dipengaruhi tingginya curah hujan yang berdampak pada penurunan produksi akibat serangan hama dan penyakit tanaman,” ujarnya.


*Produksi Cabai Menurun*


Pemantauan juga dilakukan di lahan cabai rawit merah milik petani bernama Ahmad Asrori di Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Petani tersebut mengelola lahan cabai seluas sekitar 2.800 meter persegi.


Di wilayah Kabupaten Kediri sendiri, luas lahan cabai rawit merah mencapai sekitar 5.000 hektare, dengan sekitar 1.400 hektare berada di Kecamatan Kepung.


Berdasarkan keterangan petani, produksi cabai saat ini hanya mencapai sekitar 25 hingga 50 persen dari produksi normal. Hal ini disebabkan curah hujan tinggi yang memicu serangan jamur fusarium dan patek, serta serangan hama lalat buah.


Selain itu, tanaman cabai yang ditanam pada September 2025 di dataran rendah juga dilaporkan mengalami gagal panen akibat banjir.


Dalam kondisi saat ini, panen cabai dilakukan setiap lima hingga tujuh hari dengan hasil sekitar 30 hingga 50 kilogram. Cabai tersebut dijual langsung ke pasar induk dengan harga sekitar Rp75.000 per kilogram.


*Rantai Ristribusi Cabai*


Hasil pemantauan di tingkat pengepul di Desa Asmorobangun, Kecamatan Puncu, menunjukkan harga pembelian cabai rawit merah dari petani berkisar Rp81.000 hingga Rp82.000 per kilogram.


Selanjutnya cabai dijual ke Pasar Induk Pare dengan harga sekitar Rp83.000 hingga Rp84.000 per kilogram. Pengepul juga memasok cabai ke sejumlah daerah lain seperti Tulungagung.


Namun, pasokan cabai yang diterima pengepul saat ini relatif rendah, yakni kurang dari satu ton per hari, jauh di bawah kondisi normal yang bisa mencapai sekitar lima ton.


*Pemantauan Peternakan Telur*


Selain komoditas hortikultura, Satgas juga memantau kondisi peternakan ayam petelur di PT Mitra Jaya Fermindo di Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.


Dari hasil pemantauan diketahui harga pokok produksi telur dipengaruhi oleh biaya pakan. Dengan harga pakan sekitar Rp7.000 per kilogram dan rasio konsumsi pakan sekitar 3,5, maka harga pokok produksi telur mencapai sekitar Rp24.500 per kilogram.


Peternak kemudian menjual telur di tingkat kandang sekitar Rp26.500 per kilogram. Satgas menilai harga di tingkat distributor dan pengecer perlu terus dijaga agar tidak melampaui harga acuan pemerintah.


*Rekomendasi Satgas*


Satgas juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk menjaga stabilitas harga pangan. Salah satunya adalah pembangunan sumur bor dan sistem irigasi di lahan pertanian cabai agar produksi dapat berlangsung 2 kali  dalam setahun. 


“Kami juga mendorong adanya dukungan infrastruktur pertanian seperti sumur bor dan irigasi agar petani dapat menanam cabai lebih optimal sehingga pasokan lebih stabil,” kata Zain.


Selain itu, Satgas merekomendasikan koordinasi dengan pelaku usaha dan industri yang menggunakan cabai rawit merah sebagai bahan baku agar harga pembelian di tingkat produsen dan pengepul dapat ditekan sesuai harga acuan pemerintah. Serta dukungan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) dari pemerintah untuk bisa menurunkan biaya transportasi dari daerah sentra produksi kepada daerah yang defisit.


Secara keseluruhan, Satgas menilai kondisi pasokan dan distribusi pangan di Surabaya dan Kabupaten Kediri menjelang Idul Fitri 2026 masih dalam kondisi aman, meski terdapat kenaikan harga pada komoditas cabai rawit merah akibat faktor cuaca dan penurunan produksi di tingkat petani. 


Redaksi

Satgas Saber Pelanggaran Pangan Intensifkan Pengawasan Jelang Lebaran dan Nyepi, 37.857 Pemantauan Dilakukan



Patrolihukum86.com, FRIC, Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Pangan memperkuat pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok di berbagai daerah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi 2026.


Dari hasil analisa dan evaluasi Satgas Saber  periode 5 Februari hingga 4 Maret 2026, tercatat sebanyak 37.857 kegiatan pemantauan telah dilakukan di 38 provinsi di Indonesia.


Pemantauan tersebut menyasar berbagai pelaku usaha pangan, mulai dari produsen, distributor, agen, hingga pedagang pengecer di pasar tradisional maupun ritel modern. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran dalam distribusi komoditas strategis.


Ketua Pengarah Satgas Pangan Pusat yang juga Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Drs Syahardiantono,M.Si menegaskan bahwa pengawasan distribusi pangan akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga dan melindungi masyarakat dari praktik curang.


“Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara intensif di seluruh wilayah. Kami tidak hanya memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitasi harga pangan, tetapi juga menindak tegas pelaku usaha yang melakukan pelanggaran, seperti penimbunan, pengemasan ulang, hingga peredaran pangan yang tidak memenuhi standar keamanan,” kata Syahardiantono dalam keterangannya kepada wartawan, usai melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi satgas saber pangan, Kamis (5/3/2026).


Dari sisi wilayah lokasi kegiatan pemantauan, Provinsi Jawa Barat mencatat aktivitas pemantauan tertinggi dengan 4.791 kegiatan. Posisi berikutnya ditempati Kalimantan Selatan sebanyak 3.207 kegiatan, Riau dengan 2.919 kegiatan, Jawa Tengah sebanyak 2.902 kegiatan, serta Jawa Timur dengan 2.500 kegiatan.


Sebaliknya, sejumlah provinsi di wilayah timur Indonesia mencatat jumlah pemantauan relatif lebih rendah, di antaranya Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan. Kondisi geografis serta keterbatasan jumlah pasar dan pelaku usaha menjadi salah satu faktor yang memengaruhi intensitas pengawasan di wilayah tersebut.


Berdasarkan jenis pelaku usaha yang dipantau, pedagang atau pengecer menjadi kelompok yang paling banyak diawasi dengan 25.426 titik pemantauan. Ritel modern tercatat 5.804 titik, disusul grosir atau toko besar sebanyak 3.744 titik.


Sementara itu, pemantauan terhadap distributor tercatat 2.056 kegiatan, produsen sebanyak 538 kegiatan, dan agen sebanyak 289 kegiatan.


Syahardiantono, menegaskan bahwa Satgas Pangan tidak akan ragu menindak pelaku usaha yang terbukti melakukan pelanggaran yang merugikan masyarakat.


“Apabila ditemukan praktik yang merugikan konsumen atau mengganggu stabilitas harga pangan, kami akan menindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum ini penting untuk memberikan efek jera,” ujarnya.


Dari sisi perkembangan harga komoditas, laporan tersebut menunjukkan adanya dinamika pada sejumlah bahan pokok utama.


Harga beras premium dan beras medium secara nasional tercatat mengalami tren penurunan. Bahkan di sejumlah wilayah harga kedua jenis beras tersebut sudah berada di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.


Namun kondisi berbeda terjadi pada komoditas minyak goreng kemasan sederhana Minyakita. Walaupun sudah mengalami trend penurunan, namun harga rata-rata nasional komoditas ini masih berada di atas HET, khususnya wilayah Indonesia Timur. Komoditas bawang merah juga tercatat masih berada di atas harga acuan pembelian (HAP).


Sedangkan Harga bawang putih di beberapa wilayah juga menunjukkan variasi cukup besar. Di kawasan timur Indonesia, harganya masih stabil di atas HAP namun masih terkendali. 


Sementara itu, harga cabai rawit merah masih berada di atas harga acuan dengan rata-rata nasional berkisar antara Rp61.888 hingga Rp70.271 per kilogram.


Untuk komoditas protein hewani, harga telur ayam ras tercatat mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp31.000 per kilogram. Harga daging ayam ras juga meningkat tipis di atas HAP.


Sebaliknya, harga daging sapi mengalami penurunan menjadi sekitar Rp139.801 per kilogram atau berada di bawah harga acuan pembelian.


Sementara itu, Ketua Pelaksana Satgas Pangan yang juga Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa, menambahkan pengawasan dilakukan secara terpadu oleh pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga stabilitas pangan nasional.


Menurut Ketut Astawa, pemantauan yang dilakukan tidak hanya bertujuan memastikan harga tetap terkendali, tetapi juga memastikan distribusi berjalan lancar hingga tingkat konsumen.


“Pengawasan ini dilakukan secara berlapis oleh Satgas pusat dan daerah. Tujuannya untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, dan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar,” ungkapnya.


Dari hasil pengawasan tersebut, Satgas Pangan menemukan sejumlah pelanggaran yang kemudian ditindaklanjuti melalui langkah administratif maupun penegakan hukum.


Satgas Pangan pusat melaporkan terdapat 3.166 kegiatan pengecekan lanjutan terhadap distributor maupun produsen yang terindikasi melakukan pelanggaran. Selain itu, Satgas juga mengeluarkan 518 surat teguran kepada pelaku usaha.


“Dalam beberapa kasus, Satgas melakukan koordinasi dengan pelaku usaha untuk mengisi kembali stok komoditas yang mengalami kekosongan di pasar. Upaya tersebut tercatat sebanyak 1.200 kegiatan selama periode laporan minggu keempat ini,” jelasnya.


Selain pengawasan distribusi, Satgas Pangan juga melakukan pengambilan sampel produk pangan untuk diuji di laboratorium guna memastikan keamanan konsumsi. Dalam periode ini terdapat 35 sampel produk yang diuji.


Langkah tegas juga diambil terhadap pelaku usaha yang terbukti melanggar aturan. Satgas Pangan merekomendasikan pencabutan dua izin usaha serta empat izin edar produk.


Selain itu, terdapat empat perkara yang ditingkatkan ke tahap penegakan hukum oleh aparat kepolisian. Kasus tersebut di antaranya penyelundupan daging impor ilegal yang ditangani oleh Kepolisian Daerah Kepulauan Riau.


Kasus lain yang tengah ditangani aparat kepolisian di Nusa Tenggara Barat terkait praktik pengemasan ulang beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).


Sementara di Jawa Barat, aparat mengusut peredaran mi yang diduga mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan boraks serta penjualan makanan kedaluwarsa.


Ketut Astawa mengatakan pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan stabilitas harga melalui berbagai instrumen kebijakan, termasuk operasi pasar dan distribusi pangan.


“Berbagai intervensi terus dilakukan, seperti penguatan distribusi, operasi pasar, serta penyaluran beras program stabilisasi. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat mengakses pangan dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.


Dalam periode yang sama, Satgas Pangan juga menerima laporan pengaduan masyarakat melalui hotline yang telah disediakan. Tercatat terdapat 11 laporan yang masuk selama periode pengawasan tersebut.


Komoditas Minyakita menjadi yang paling banyak diadukan masyarakat dengan enam laporan. Selain itu, pengaduan juga berkaitan dengan komoditas cabai rawit, beras, telur ayam ras, daging ayam ras, dan daging sapi.


Selain melakukan pengawasan, Satgas Pangan juga memperkuat komunikasi publik melalui publikasi kegiatan di berbagai media. Selama periode laporan tercatat terdapat 25.372 tautan pemberitaan yang mengangkat aktivitas Satgas Pangan.


Sebagai bagian dari upaya pengendalian harga pangan, pemerintah juga mengoptimalkan peran kios pangan atau toko pengendali inflasi. Hingga periode laporan ini tercatat sebanyak 1.206 kios atau toko di 38 provinsi telah melaporkan aktivitas distribusi pangan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan kestabilan harga pangan.


Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah kios terbanyak, yakni 213 kios, disusul Nusa Tenggara Timur sebanyak 137 kios dan Jawa Tengah sebanyak 86 kios.


Sementara itu, penyaluran beras SPHP juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga beras di pasar.


Pada minggu keempat periode laporan, yakni 26 Februari hingga 4 Maret 2026, total penyaluran beras SPHP tercatat mencapai 34.636 ton.


Penyaluran beras tersebut dilakukan melalui berbagai jalur distribusi, antara lain instansi pemerintah dalam kegiatan gerakan pangan murah, pengecer pasar tradisional, serta jaringan Rumah Pangan Kita.


Ketut Astawa menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pelaku usaha menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan nasional.


“Pengawasan dan stabilisasi pangan harus dilakukan secara bersama-sama. Dengan sinergi yang kuat, kita berharap pasokan pangan tetap aman, harga stabil, dan masyarakat tidak dirugikan,” tutup Ketut Astawa. 


Redaksi

Bupati Merangin: Pers Pilar Demokrasi dan Pengawas Kebijakan yang Objekti



Patrolihukum86.com, BANGKO – Bupati Merangin, M. Syukur menegaskan bahwa insan pers memiliki peran yang krusial sebagai salah satu pilar demokrasi yang menjaga keseimbangan roda pemerintahan.


Hal ini disampaikannya dalam acara Buka Puasa Bersama Insan Pers Kabupaten Merangin yang berlangsung hangat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (04/03).



Acara tersebut turut dihadiri oleh Kadis Kominfo Ahmad Khoirudin beserta jajaran, Plt Kadis DPMPTSP Agus Salim Idris dan Kabag Umum Setda Merangin, Ari Aniko.


Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyatakan bahwa pemerintah membutuhkan masukan dan kritik membangun dari media agar pembangunan daerah tetap sasaran.


"Tanpa media, jalannya roda pemerintahan juga tidak akan seimbang. Kita sama-sama berjuang untuk pembangunan daerah tapi dengan cara yang berbeda. Saya berjuang melalui birokrasi dan anggaran, rekan-rekan melalui karya jurnalistik. Media adalah bagian dari pengawasan sekaligus dorongan bagi kami untuk memperbaiki kinerja," ujar Bupati.


Meski demikian, Bupati M. Syukur juga menitipkan pesan agar insan pers tetap mengedepankan prinsip Tabayyun (klarifikasi) sebelum mempublikasikan informasi, sesuai dengan kode etik jurnalistik.


"Harapan saya, cek dulu kebenarannya sesuai aturan atau tidak. Jangan langsung menghujat tanpa dasar. Jika informasi yang disampaikan akurat, masyarakat akan percaya dan semangat membacanya," tambahnya dengan nada akrab.


Di hadapan awak media, Bupati secara transparan memaparkan tantangan fiskal yang dihadapi Kabupaten Merangin. Ia mengungkapkan adanya pemotongan anggaran yang signifikan sejak ia menjabat.


"Tahun 2025 saja ada pemotongan hampir Rp150 miliar, dan di 2026 ini sekitar Rp240 miliar. Belanja pegawai kita sudah mencapai 60%, padahal standarnya 30%. Dengan 11.000 pegawai (PNS dan P3K), ruang gerak fiskal kita sempit, namun kita tetap berupaya kreatif agar pembangunan tetap berjalan," jelasnya.


Disisi lain, Isu lingkungan masih menjadi sorotan utama. Bupati meminta bantuan media untuk mengedukasi masyarakat terkait penanganan sampah. Ia menyayangkan masih rendahnya kesadaran lingkungan, bahkan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).


"Pak Presiden sudah menyatakan perang terhadap sampah. Kami di Merangin sudah menambah armada truk dan TPS. Namun, kendalanya adalah kesadaran. Masih ada oknum PNS yang buang sampah dari mobil dinas. Kita harus punya budaya malu—malu buang sampah sembarangan, malu terlambat kantor," tegas M. Syukur.


Sebagai bentuk apresiasi dan keterbukaan terhadap insan pers, Bupati berencana memfasilitasi Sekretariat Bersama bagi para jurnalis untuk memudahkan koordinasi dan diskusi ide pembangunan.


"Saya tidak pernah menutup diri. Silakan cari ruang di Kominfo untuk sekretariat bersama agar kita bisa sering berdiskusi. Terkadang ide teman-teman media lebih segar dibandingkan ide di OPD. Kami butuh itu untuk perencanaan program yang lebih matang," ungkapnya. (Sugito/van/kominfo)


Irwanto

Rabu, 04 Maret 2026

PW FRIC Provinsi Jambi Siapkan Kantor Sekretariat Bersama Terima Layanan Pengaduan , Loyal Kepada Polri



Patrolihukum86.com, FRIC, Jambi. - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Fast Respon Indonesia Center  Provinsi Jambi sedang persiapkan kantor sekretariat bersama FRIC (05/03/2026)


” Kita FRIC telah siapkan kantor sekretariat bersama bagi anggota FRIC, jika rekan media belum mempunyai Kantor media nya maka kita siapkan plang Media Bersama di Kantor DPW FRIC Provinsi Jambi yang beralamat di Jalan Sersan Anwar Bay RT 30 Perum GMC 5 Blok F III  Kelurahan Simpang Rimbo Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi


Kantor sekretariat bersama untuk penggalangan rekan Media dan Ormas guna memperkuat silaturahmi dan kolaborasi untuk Provinsi Jambi Aman dan Kondusif


Kita juga menerima layanan pengaduan masyarkat yang membutuhkan bantuan pendampingan dengan pengacara kita di FRIC


Bagi yang ingin bergabung kita ” welcome” tentunya dengan mengikuti aturan dan ketentuan berlaku , paling penting harus satu komando, komitmen , solid dan loyalitas untuk menjadi tim counter Polri menjaga marwah Polri dan membantu kinerja Polri .


Saat ini kita masih proses melengkapi fasilitas kantor kita dikarenakan baru pindah kekantor baru DPW FRIC Provinsi Jambi” ungkap Dody


Hamdi Zakaria

Ketum FRIC H. Dian Surahman Dukung Presiden Prabowo Subianto Menjadi Mediator Perdamaian di Timur Tengah, Himbau WNI Tetap Waspada



Patrolihukum86.com, FRIC, Jakarta - Kamis 5 Maret 2026 – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FRIC (Fast Respon Indonesia Center) melalui Ketua Umum Prabowo Subianto menyampaikan sikap resmi organisasi terkait situasi konflik yang saat ini semakin memanas di kawasan Timur Tengah. Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman bersama Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening menyatakan keprihatinan yang mendalam atas eskalasi konflik yang terus meningkat di wilayah Timur Tengah. Ketegangan yang terjadi dinilai telah menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat besar serta menimbulkan kekhawatiran dunia internasional.


Dalam pernyataan resminya, Ketum FRIC H. Dian Surahman menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, apabila berperan sebagai mediator atau penengah dalam upaya menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, Indonesia memiliki posisi strategis dan dihormati di mata dunia sebagai negara yang selalu menjunjung tinggi prinsip perdamaian, kemanusiaan, dan diplomasi internasional.


“FRIC sebagai organisasi masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, apabila mengambil peran aktif sebagai mediator untuk mendorong dialog damai di wilayah Timur Tengah. Indonesia dikenal sebagai negara yang konsisten mengedepankan diplomasi damai serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tegas H. Dian Surahman dalam keterangannya.


Lebih lanjut, ia menilai bahwa peran Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia sejalan dengan amanat konstitusi serta semangat politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi pijakan dalam hubungan internasional Indonesia.

Selain menyampaikan dukungan kepada pemerintah, FRIC juga memberikan imbauan serius kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang hingga saat ini masih berada di wilayah konflik Timur Tengah agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening menegaskan bahwa keselamatan warga negara harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak konflik selalu mengikuti arahan serta informasi resmi dari pemerintah Republik Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) maupun instansi terkait.


“Kami menghimbau kepada seluruh WNI yang masih berada di wilayah Timur Tengah agar tetap tenang namun selalu waspada. Ikuti seluruh arahan dari pemerintah Indonesia dan perwakilan diplomatik di sana. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama di tengah situasi yang tidak menentu seperti saat ini,” ujar H. Deden Hardening.


FRIC juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia yang saat ini terus melakukan berbagai upaya diplomatik dan langkah-langkah strategis untuk memastikan perlindungan terhadap WNI di luar negeri, termasuk kemungkinan proses pemulangan atau evakuasi bagi warga negara yang ingin kembali ke tanah air.

Menurut FRIC, pemerintah Indonesia melalui kementerian terkait, aparat diplomatik, serta berbagai lembaga negara sedang bekerja secara maksimal untuk memantau perkembangan situasi sekaligus menyiapkan langkah-langkah terbaik demi keselamatan WNI.


Bagi WNI yang memilih untuk kembali ke Indonesia, FRIC berharap proses tersebut dapat berjalan dengan aman, lancar, serta mendapatkan perlindungan penuh dari negara hingga mereka tiba kembali di tanah air.

Di akhir pernyataannya, Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan terciptanya perdamaian dunia, khususnya di wilayah Timur Tengah yang saat ini tengah dilanda konflik bersenjata.


“Semoga konflik ini segera berakhir dan perdamaian dapat tercipta. Dunia membutuhkan stabilitas dan kedamaian agar masyarakat dapat hidup dengan aman dan sejahtera,” tutupnya.

DPP Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengikuti perkembangan situasi internasional dan siap mendukung setiap langkah pemerintah Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia serta melindungi seluruh Warga Negara Indonesia di manapun berada.


DPP FRIC (Fast Respon Indonesia Center)

Ketua Umum

H. Dian Surahman

Sekretaris Jenderal

H. Deden Hardening

Hamdi Zakaria

Perjuangkan Keadilan Untuk Masyarakat Hamdi Zakaria, A.Md TMPLHK Indonesia, Somasi PT. BSU dan Laporkan ke Pengadilan Negri



Patrolihukum86.com, Jambi -  TMPLHK Indonesia, bersama Divisi Informatika FRIC Provinsi Jambi, kembali laporkan pihak PT. BSU kepada Pengadilan Negri Batanghari, terkait pencemaran limbah PT. BSU di sungai Salak, Desa Bukit Mulia, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, pada September 2025 lalu. 


Menurut Hamdi Zakaria, A.Md ketua TMPLHK Indonesia, juga sebagai Ketua Divisi Informatika  FRIC Provinsi Jambi, kepada media mengatakan, kami dari tim, hari ini, kamis 5/3/2026,  mendatangi pihak Pengadilan Negri Batanghari, guna melaporkan, pihak PT. BSU, guna memperjuangkan keadilan bagi masyarakat terdampak pencemaran, yang wajib mendapatkan kompensasi, karena ada kerugian materil, dan somasi pertama untuk PT. BSU, hal ini dilakukan sesuai yang tertuang dalam undang undang, ungkap Hamdi. 


Sebenarnya kata Hamdi Zakaria, masyarakat sudah berupaya melalui jalan mediasi di DLH, tapi tidak terlaksana dengan baik. 


Untuk itu, kami tim, akan memperjuangkan keadilan bagi masyarakat terdampak, guna mendapatkan kompensasi, diperjuangkan  melalui Pengadilan Negri.


Hal ini, berdasarkan permintaan dan anjuran dari Assisten Manager PT. BSU Yuslan, yang seakan menantang, tim TMPLHK dan Divisi Informatika FRIC Provinsi Jambi, dalam memperjuangkan keadilan, untuk masyarakat.


Menurut Assisten Manager Yuslan dihubungi via watshap oleh tim, PT. BSU sudah memberikan kompensasi 100 persen kepada masyarakat desa.


Yuslan mempersilahkan tim, memperjuangkan keadilan ini, melalui  PN  ini. Merasa tertantang, tim akan menyerahkan laporan ini kepada pihak PN Batanghari, ungkap Hamdi Zakaria.


Masyarakat desa Bukit Mulya, yang ikut korban terdampak, saat dihubungi, mengatakan, tidak ada menerima kompensasi seperti yang dikatakan Manager Yuslan.


Masyarakat terdampak, berharap kepada pihak Tim TMPLHK Indonesia dan Divisi Informatika FRIC, berharap dan mempercayakan, hal ini untuk diselesaikan secara tuntas, ungkap masyarakat.


(Redaksi)

Kapolri Apresiasi Rutilahu Polda Jabar Capai 168 Unit, Kebahagiaan Terasa oleh Rakyat



Patrolihukum86.com, FRIC, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi capaian program rumah tidak layak huni atau rutilahu yang dijalankan Polda Jawa Barat. Hingga awal Maret 2026, total pembangunan dan perbaikan rumah yang dilakukan telah mencapai 168 unit dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.


Apresiasi itu disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan Kapolri di Mapolda Jabar, Bandung, Rabu 4 Maret 2026. Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa program tersebut menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Program rutilahu ini bukan hanya soal membangun rumah, tetapi membangun harapan dan kepercayaan masyarakat kepada Polri. Saya apresiasi kerja keras jajaran Polda Jabar yang telah menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat,” ujar Listyo Sigit.


Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan menjelaskan bahwa program rutilahu lahir dari kenclengan swadaya anggota yang dikumpulkan setiap hari, kemudian diperkuat dengan dukungan pemerintah daerah dan CSR perusahaan.


“Bagi kami, rumah bukan sekadar bangunan fisik. Rumah adalah tempat tumbuhnya harapan, tempat anak-anak belajar bermimpi, dan tempat keluarga membangun masa depan. Karena itu kami bergerak bersama untuk membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni,” kata Irjen Rudi.


Ia menambahkan, pada momentum Ramadhan ini para penerima bantuan dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih nyaman dan penuh kebahagiaan.


“Alhamdulillah, kebahagiaan itu benar-benar terasa. Masyarakat kini memiliki hunian yang lebih layak, dan silaturahmi keluarga bisa terjalin dengan lebih baik,” ucapnya.


Kapolri juga menilai semangat sauyunan jaga lembur yang diusung Polda Jabar menjadi kekuatan dalam membangun keamanan berbasis kebersamaan. “Keamanan dan kesejahteraan itu tidak bisa dipisahkan. Ketika masyarakat sejahtera, stabilitas kamtibmas akan semakin kuat,” tuturnya.


Redaksi

OJK dan Bareskrim Polri Geledah Kantor PT. MASI di Treasury Tower



Patrolihukum86.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di kantor sekuritas PT MASI yang berlokasi di Gedung Treasury Tower, Kawasan District 8, SCBD, Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). Penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan manipulasi penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) serta dugaan pelanggaran di bidang pasar modal.


Direktur Eksekutif Penyidik Sektor Jasa Keuangan OJK, Daniel Bolly Hyronimus Tifaona, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan yang dilakukan OJK bersama Bareskrim Polri untuk memperkuat alat bukti dalam perkara yang tengah ditangani.


“Kami dari OJK dan Bareskrim Polri melakukan kegiatan penyidikan yaitu penggeledahan. Penggeledahan di PT MA. Bareskrim mendampingi kami dalam proses tersebut,” ujar Daniel kepada awak media di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (4/3). 


Ia menerangkan, perkara ini melibatkan ASS selaku beneficial owner PT BEBS dan MWK selaku mantan Direktur Investment Banking PT MASI, serta turut menyeret korporasi PT MASI. Berdasarkan hasil penyidikan, korporasi tersebut diduga masih terlibat dalam praktik yang melanggar ketentuan perundang-undangan di bidang pasar modal.


Menurut Daniel, modus yang digunakan dalam perkara tersebut mencakup praktik insider trading, manipulasi IPO, serta transaksi semu (wash sale) yang terjadi dalam kurun waktu 2020 hingga 2022. Praktik tersebut dinilai melanggar prinsip keadilan (fairness) dalam transaksi pasar modal. 


OJK telah menetapkan ASS dan MWK sebagai tersangka. Keduanya diduga melanggar Pasal 104 juncto Pasal 90 subsidair Pasal 107 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Berkas perkara terhadap kedua tersangka telah diselesaikan dan dikirim ke kejaksaan, dan saat ini tinggal menunggu P-21. 


“Dua orang tersangka sudah kami selesaikan berkasnya dan telah kami kirim ke kejaksaan. Saat ini tinggal menunggu P-21,” jelas Daniel.


Selain proses pidana terhadap para tersangka, OJK juga telah melakukan pembekuan (freeze) terhadap sekitar 2 miliar lembar saham dengan nilai sekitar Rp14,5 triliun. Nilai tersebut dihitung dari harga saham sekitar Rp7.000 per lembar dalam periode 2021 hingga 2023. Saham-saham tersebut untuk sementara tidak dapat diperdagangkan.


Terkait barang bukti, Daniel menyebutkan sebagian besar berupa dokumen dan perangkat penyimpanan data seperti USB. Seluruh barang bukti tersebut akan dilakukan pemilahan lebih lanjut di kantor penyidik.


“Nanti di kantor akan kami pilah-pilah. Yang tidak diperlukan akan kami kembalikan. Aset tidak ada, mayoritas berupa dokumen dan media penyimpanan data,” ujarnya.


OJK bersama Bareskrim Polri menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna menjaga integritas dan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.


Redaksi

Hamdi Zakaria, A.Md: TMPLHK Indonesia, Besok Kembali Laporkan PT. BSU Ke Pengadilan Negri



Patrolihukum86.com, Jambi -  TMPLHK Indonesia, bersama Divisi Informatika FRIC Provinsi Jambi, kembali laporkan pihak PT. BSU kepada Pengadilan Negri Batanghari, terkait pencemaran limbah PT. BSU di sungai Salak, Desa Bukit Mulia, Kecamatan Bahar Utara, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, pada September 2025 lalu. 


Menurut Hamdi Zakaria, A.Md ketua TMPLHK Indonesia, juga sebagai Ketua Divisi Informatika  FRIC Provinsi Jambi, kepada media mengatakan, kami dari tim, besok kamis 5/3/2026, kembali akan mendatangi pihak Pengadilan Negri Batanghari, guna melaporkan, pihak PT. BSU, guna memperjuangkan keadilan bagi masyarakat terdampak, yang wajib mendapatkan kompensasi, hal ini, tertuang dalam undang undang, ungkap Hamdi. 


Sebenarnya kata Hamdi Zakaria, masyarakat sudah berupaya melalui jalan mediasi di DLH, tapi tidak terlaksana dengan baik. 


Untuk itu, kami tim, akan memperjuangkan keadilan bagi masyarakat terdampak, melalui Pengadilan Negri.


Hal ini, berdasarkan anjuran dari Ass. Manager PKS PT. BSU Yuslan, yang seakan menantang, tim TMPLHK dan Divisi Informatika FRIC Provinsi Jambi, dalam memperjuangkan keadilan, untuk masyarakat.


Menurut Ass. Manager Yuslan dihubungi via watshap oleh tim, PT. BSU sudah memberikan kompensasi 100 persen kepada masyarakat desa, kata Yuslan.


Yuslan mempersilahkan tim, memperjuangkan keadilan ini, melalui  PN  ini. Merasa tertantang, tim akan menyerahkan laporan ini kepada pihak PN Batanghari besok kamis, ungkap Hamdi Zakaria.


Masyarakat desa Bukit Mulya, yang ikut korban terdampak, saat dihubungi, mengatakan, tidak ada menerima kompensasi seperti yang dikatakan Manager Yuslan.


Masyarakat terdampak, berharap kepada pihak Tim TMPLHK Indonesia dan Divisi Informatika FRIC, berharap dan mempercayakan, hal ini untuk diselesaikan secara tuntas, ungkap masyarakat.


(Redaksi)

Bupati Merangin M. Syukur Sampaikan Pesan Darurat Sampah dan Narkoba di Merangin



Patrolihukum86.com, Bangko, Merangin – Bupati Merangin M. Syukur didampingi Wakil Bupati A. Khafidh menggelar acara Buka Bersama para Imam Masjid di Pendopo Rumah Dinas, Selasa (03/03).


Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Zulhifni, Kadis PU Risdiansyah, Plt Kadis Kadis DPMPTSP Agus Salim Idris, Ketua DMI Arfandi Ibnu Hajar, Camat Bangko Eduar, Lurah Pematang Kandis Sri Wahyuni dan Para Imam Masjid.


Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan pesan darurat sampah dan ancaman narkoba kepada para Imam Masjid.


"Peran Imam Masjid sangat vital sebagai garda terdepan dalam mengubah pola pikir masyarakat demi mewujudkan visi "Merangin Baru"," ujar Bupati.


Program "Merangin Baru" lanjutnya, tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik, melainkan perubahan paradigma (mindset). 


"Imam masjid adalah sosok yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami menitipkan pesan darurat sampah dan narkoba ini agar semangat perubahan menuju Merangin Baru bisa dirasakan hingga ke akar rumput," tambahnya.


Kata Bupati, isu penanganan sampah kini menjadi instruksi langsung Presiden RI. Ia mengingatkan kembali adanya fatwa Majelis Ulama yang mengharamkan pembuangan sampah ke sungai.


Pemerintah daerah telah berupa menambah armada pengangkut sampah. Namun, masalah utama adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya.


Pemerintah juga telah menambah tunjangan bagi Ketua RT untuk dengan harapan dapat mengintensifkan sosialisasi pemilahan sampah di tingkat lingkungan.


"Saat ini sampah bisa menjadi barang berharga melalui program bank sampah. Saya mohon bantuan para Lurah, Camat, dan imam masjid untuk menyampaikan hal ini kepada jemaah," pintanya.


"Fokus kami adalah penataan Kota Bangko sebagai wajah daerah. Jika kota bersih, rapi, dan modern, maka orang akan nyaman berkunjung dan ekonomi akan bergerak," ungkapnya.


Isu kedua yang menjadi sorotan adalah masifnya peredaran narkoba. Mengutip data dari Gubernur Jambi, Bupati mengungkapkan fakta memprihatinkan bahwa sekitar 60% penghuni Lapas terjerat kasus narkoba, dengan konsentrasi besar di kecamatan tertentu.


"Narkoba kini menyasar masyarakat kurang mampu dan menjadikan anak-anak sebagai target pengedar. Jika kita tidak bergerak sekarang, kita akan kehilangan satu generasi," tegasnya.


Senada dengan Bupati, Wakil Bupati A. Khafidh juga mengajak para pengurus masjid untuk lebih ramah terhadap anak-anak. Menurutnya, masjid harus menjadi tempat yang nyaman agar generasi muda terbentengi dari pengaruh negatif.


"Jangan cemberut kalau ada anak-anak agak ribut di masjid. Rangkul mereka dengan senyum seperti cara tempat hiburan malam menarik pengunjungnya. Kalau anak-anak nyaman di masjid, mereka akan jauh dari narkoba," pesan Wabup.


Terkait kondisi fiskal, M. Syukur memaparkan bahwa meski terjadi penarikan anggaran pusat sebesar Rp240 miliar pada tahun 2026, pemerintah tetap memprioritaskan infrastruktur.


Tercatat pada tahun 2025, Pemkab berhasil membangun jalan sepanjang 18 km, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 8 km. 


Pemerintah juga telah menyediakan alat berat (Excavator dan Bomag) di wilayah dusun untuk memastikan akses jalan bagi anak sekolah tidak terkendala. (Van/Kominfo)


Irwanto

Selasa, 03 Maret 2026

Selama Ramadhan Polres Tanjab Timur Gelar Tebar Kebaikan Melalui Safari Ramadhan



Patrolihukum86.com, FRIC, Tanjabtim - Kegiatan Safari Ramadhan Polres Tanjung Jabung Timur kembali dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Pada hari Selasa, 03 Maret 2026, jajaran Polres Tanjung Jabung Timur melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Huda Kecamatan Geragai. Selasa (04/03/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pejabat utama Polres, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Nurul Huda.


 Safari Ramadhan ini dengan sholat, Isya dan Tarawih berjamaah, sehingga suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa begitu hangat.


Dalam sambutannya, Kabag Log Polres Tanjab Timur Kompol Hardianto menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat.


 Selain itu, disampaikan pula pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama bulan suci Ramadhan, serta meningkatkan kepedulian sosial antar sesama.


Firdaus Sindrang

Perkuat Pelayanan dan Respons Cepat 110, Biro Logistik Serahkan Kendaraan Dinas Pamapta kepada Polresta Jambi



Patrolihukum86.com, JAMBI – Polda Jambi melalui Biro Logistik menyerahkan kendaraan dinas Pamapta kepada Polresta Jambi dalam sebuah kegiatan yang digelar di Lapangan Hijau Mapolresta Jambi, Rabu (4/3/2026) 


Penyerahan kendaraan dinas tersebut dilakukan langsung oleh Wakapolda Jambi, Brigjen Pol. B. Ali,  dan dihadiri Kapolresta Jambi, Karo Log Polda Jambi, Ka Yanma Polda Jambi, Dir Samapta Polda Jambi, Kabid Propam Polda Jambi, Wakapolresta Jambi, para Pejabat Utama Polresta Jambi serta peserta apel.


Kegiatan diawali dengan apel bersama, dilanjutkan penandatanganan berita acara serta penyerahan simbolis kendaraan dinas Pamapta dari Biro Logistik kepada Polresta Jambi.


Dalam arahannya, Wakapolda Jambi menegaskan pentingnya peran Samapta sebagai koordinator piket fungsi dalam pelaksanaan tugas di lapangan.


“Pamapta selaku koordinator piket fungsi agar mampu mengkoordinir seluruh pelaksanaan kegiatan operasional dengan baik, sehingga setiap situasi dapat diantisipasi secara cepat dan tepat,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya melalui call center 110, benar-benar direspons secara optimal.


“Call center 110 harus direspons dengan baik. Setiap laporan masyarakat adalah bentuk kepercayaan kepada Polri yang wajib kita tindak lanjuti secara profesional,” ujarnya.


Selain itu, Wakapolda turut menekankan peningkatan pengawasan dan pengecekan terhadap tahanan secara berkala untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Terkait kendaraan dinas yang telah diserahkan, ia meminta agar seluruh personel menjaga dan merawatnya dengan penuh tanggung jawab.


“Kendaraan dinas yang diserahkan agar dirawat dan digunakan sebaik mungkin sebagai sarana pendukung tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa penyerahan kendaraan dinas ini merupakan bentuk komitmen pimpinan dalam mendukung optimalisasi tugas operasional di kewilayahan.


“Penyerahan kendaraan dinas Pamapta ini adalah bagian dari upaya Polda Jambi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mobilitas personel di lapangan. Dengan sarana yang memadai, diharapkan respons terhadap gangguan kamtibmas dan laporan masyarakat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” ujar Kabid Humas.


Ia menambahkan bahwa dukungan logistik yang optimal harus sejalan dengan peningkatan disiplin dan profesionalisme anggota.


“Kami berharap seluruh personel memanfaatkan kendaraan dinas ini secara maksimal, disertai tanggung jawab dan perawatan yang baik, sehingga dapat menunjang pelayanan prima kepada masyarakat Kota Jambi,” pungkasnya.


Hamdi Zakaria

Akses Jalan Terhalang Pohon Besar Tumbang, Babinsa dan Polri Sigap Buka Akses Lintas Jambi–Sarolangun



Patrolihukum86.com, Sarolangun – Cuaca buruk yang melanda wilayah Kabupaten Sarolangun kembali menyebabkan pohon tumbang dan menutup akses jalan provinsi yang menghubungkan Kota Jambi menuju Kabupaten Sarolangun.(01-03-2026)



Peristiwa tersebut terjadi di Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sarolangun, ketika sebatang pohon besar yang sudah tua roboh akibat angin kencang dan kondisi akar yang tidak lagi mampu menopang batangnya.



Kejadian ini segera diketahui oleh Babinsa Desa Ladang Panjang Koramil 420-04/Sarolangun Kodim 0420/Sarko, M. Situmorang, setelah menerima laporan dari warga binaannya. Tanpa menunda waktu, Peltu M. Situmorang langsung bergerak cepat bersama personel Polri untuk membantu membuka akses jalan yang tertutup.



Langkah sigap langsung dilakukan dengan menghubungi instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, Damkar, Polsek, Satpol PP, serta Tim BPBD Sarolangun guna mempercepat proses evakuasi. Upaya ini dilakukan agar arus lalu lintas yang sempat terhambat dapat segera kembali normal dan tidak menimbulkan kemacetan panjang.



Dalam proses pembersihan, Babinsa juga mengimbau warga sekitar untuk turut serta membantu memotong dan memangkas bagian batang serta ranting pohon yang menghalangi jalan. Kedatangan Tim BPBD dengan peralatan pendukung seperti mesin pemotong kayu membuat proses evakuasi berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.



Kolaborasi antara aparat TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, serta masyarakat menunjukkan sinergi yang kuat dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem. Beruntung, lokasi kejadian berada jauh dari permukiman warga sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan rumah.



Setelah beberapa waktu bekerja sama, akses jalan berhasil dibuka kembali. Batang dan ranting pohon yang tumbang telah dipinggirkan ke sisi kiri dan kanan jalan sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan aman dan lancar.



Peltu M. Situmorang juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, khususnya di musim hujan dan angin kencang. Ia mengimbau agar warga segera melaporkan kepada aparat setempat apabila melihat pohon yang terlihat rapuh atau membahayakan keselamatan pengguna jalan.



Kecepatan respons dan kekompakan seluruh pihak menjadi bukti nyata kepedulian aparat dan masyarakat dalam menjaga keselamatan serta kelancaran aktivitas di wilayah.(Mcdim0420)


Irwanto

Kapolda Jambi Hadiri Sidang Wilayah PGIW Jambi 2026, Tekankan Perang Melawan Judi Online dan Narkoba



Patrolihukum86.com, FRIC - Jambi – Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar,  menghadiri kegiatan Sidang Wilayah Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Jambi Tahun 2026 yang digelar pada Selasa (3/3/2026) 


Kegiatan tersebut dilaksanakan di GBI MHCC Paal Merah, Kota Jambi dengan dihadiri Ketua PGIW Jambi Pdt. Welsen Napitu, S.Th., M.A., Praeses HKBP Distrik XXV Jambi Pdt. Kamson R.A. Pasaribu, S.Th., anggota FKUB Provinsi Jambi Pdt. Josua Nababan, serta sekitar 80 peserta undangan.


Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menyoroti maraknya praktik judi online yang kini semakin masif dan menyasar berbagai kalangan masyarakat.


“Judi online adalah segala bentuk permainan taruhan yang dioperasikan melalui internet, baik melalui situs web, aplikasi maupun media sosial. Daya tariknya terletak pada kemudahan akses, sehingga siapa pun bisa bermain kapan saja dan di mana saja hanya dengan ponsel dan koneksi internet. Inilah yang membuat penyebarannya sangat cepat dan menjerat berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang dewasa,” ujar Kapolda.


Ia menegaskan bahwa penanggulangan judi online harus dilakukan secara komprehensif melalui tiga pilar utama, yakni preventif, penegakan hukum (gakkum), serta rehabilitasi dan restorasi.


“Dengan mengimplementasikan tiga pilar tersebut secara sinergis, penanggulangan judi online tidak hanya berfokus pada pemberantasan, tetapi juga pemulihan korban serta pencegahan agar kasus serupa tidak terus berulang,” tegasnya.


Selain itu, Kapolda juga mengungkap berbagai modus operandi peredaran narkotika yang saat ini kerap digunakan jaringan pelaku, seperti sistem putus (tidak saling kenal), sistem tempel atau dead drop, transaksi online, penyamaran dalam barang legal, kurir tidak sadar (body packing), hingga jaringan yang dikendalikan dari dalam lapas.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi turut menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia poin ke-7 serta program Presisi “Polri Untuk Masyarakat” yang dicanangkan Kapolri. Salah satu fokusnya adalah mewujudkan Provinsi Jambi bebas dari peredaran gelap narkoba.


“Melalui commander wish pada poin ke-4, kami menargetkan terwujudnya Provinsi Jambi yang bebas dari peredaran gelap narkoba. Untuk itu, kami mendorong gerakan Kampung Anti Narkoba sebagai pilot project di wilayah hukum Polres/ta jajaran, sekaligus mengoptimalkan pengungkapan pelaku dan jaringan narkotika,” jelasnya.


Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda Jambi dalam forum keagamaan tersebut merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.


“Kapolda Jambi berkomitmen membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, dalam mencegah dan memberantas kejahatan seperti judi online dan narkoba. Sinergi ini penting untuk menjaga situasi kamtibmas di Provinsi Jambi tetap aman dan kondusif,” ujar Kabid Humas


Dengan kolaborasi lintas sektor, diharapkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan dapat berjalan lebih efektif demi terwujudnya Jambi yang aman, damai, dan bebas narkoba.


Hamdi Zakaria

Senin, 02 Maret 2026

Kapolres Tanjab Timur Cek Pembangunan SPPG Rantau Rasau



Patrolihukum86.com, FRIC - Kapolres Polres Tanjung Jabung Timur - AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K. melaksanakan pengecekan langsung terhadap perkembangan pembangunan SPPG Rantau Rasau sebagai bentuk komitmen dalam memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai dengan perencanaan.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres turun langsung meninjau lokasi pembangunan di wilayah Rantau Rasau, berdialog dengan pelaksana proyek serta memberikan arahan agar proses pengerjaan tetap mengutamakan kualitas, ketepatan waktu, serta faktor keselamatan kerja. Kehadiran Kapolres di lokasi juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap percepatan pembangunan fasilitas yang nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat.


Dengan pendekatan humanis, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada para pekerja yang telah berupaya maksimal dalam proses pembangunan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sinergitas, transparansi, dan tanggung jawab bersama agar hasil pembangunan dapat digunakan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.


Melalui pengecekan ini, diharapkan pembangunan SPPG Rantau Rasau dapat segera rampung dan berfungsi dengan baik, sehingga mampu mendukung pelayanan serta kebutuhan masyarakat di wilayah hukum Polres Tanjung Jabung Timur secara maksimal.


Firdaus Sindrang

Polres Tanjab Timur Agendakan Kembali Safari Ramadhan Di Masjid Nahdatut Thulab Talang Babat, Wujud Sinergi Antara Polri Dan Masyarakat



Patrolihukum86.com, FRIC - Tanjung Jabung Timur - Polres Tanjab Timur Agendakan kembali safari ramadhan di Masjid Nahdatut Thulab Talang Babat, wujud sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Senin (2/3/2026).


Safari Ramadan 1447 H/2026 M yang digelar di Masjid Nahdatut Thulab Kelurahan Talang babat Kecamatan Muara Sabak Barat Kabupaten Tanjab Timur ini merupakan upaya Polri dalam memperkuat fondasi kolaborasi antara Kepolisian Resor Tanjung Jabung Timur dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas keamanan serta ketertiban selama bulan suci Ramadhan.


Acara yang diikuti sekitar 100 jamaah tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolres Tanjab Timur Kompol M. Ridha, M. M., dengan didampingi Kasat Reskrim Akp Ahmad Soekany Daulay, S.H, M.H, Kapolsek Muara Sabak Barat Iptu Nurhadi Sutrisno, S.E. dan perwira staf Polres Tanjab Timur serta Tokoh Agama juga Tokoh Masyarakat setempat.


Kegiatan diawali Sholat Isya berjamaah, sesaat memasuki Sholat Tarawih Kompol M. Ridha menyampaikan maksud dan tujuan Safari Ramadhan ini dilaksanakan, dimana beliau mempunyai niat bersilaturahmi dengan masyarakat khususnya pada Jamaah sholat Isya dan Tarawih di Masjid Nahdatut Thulab serta seluruh warga Kab. Tanjab Timur.


Lanjut, Pada kesempatannya, Wakapolres Tanjab Timur, Kompol M. Ridha menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman khususnya bagi umat muslim dalam menjalankan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan.


Tidak berhenti hanya disitu, demi menjaga kamtibmas agar lebih aman dan kondusif Polri juga berupaya maksimal dengan menggelar Operasi Pekat dan dilanjutkan Operasi Ketupat kedepannya.


Beliau juga menghimbau kepada jamaah yang hadir, mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, jika ditemukan atau diketahui adanya tindak pidana ataupun kejadian lainnya, masyarakat dapat menginformasikannya melalui *Pelayanan Polisi 110*. 


“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan ini, Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin erat dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang damai dan kondusif selama bulan suci,’’Tambahnya,.


“Kepolisian khususnya Polres Tanjab Timur siap memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan seluruh warga, khususnya warga Tanjung Jabung Timur yang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan ini,”tutupnya.


Firdaus Sindrang