Patrolihukum86.com, FRIC. Jambi - Kepolisian Republik Indonesia saat ini sangat SEXY menjadi sorotan publik
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Fast Respon Indonesia Center Provinsi Jambi menyampaikan ” Polri saat ini sangat SEXY menjadi sorotan publik, perlu diketahui ” Polisi Juga Manusia ” namun dengan aturan yang mengikat dan mengatur maka anggota Polri wajib mengikuti peraturan yang telah ditetapkan hindari pelanggaran (05/04/2026)
Adanya sekian persen oknum anggota Polri yang melakukan kesalahan dari perkiraan 464.248 personel Polri se Indonesia , menurut perhitungan Hanay sekitar persen yang melakukan kesalahan
Maka dengan adanya reformasi Polri ini bisa menjadikan Kepolisian Republik Indonesia lebih baik lagi kinerja nya
Perlunya komitmen kuat kepada seluruh anggota Polri untuk meminimalisir pelanggaran
Jika dilihat ada beberapa faktor yang tidak perlu dijelaskan namun Presiden Republik Indonesia dan DPR RI serta penentu kebijakan mengkaji untuk pendapatan anggota Polri yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keperluan hidup serta anggaran untuk bertugas
Jika perlu ditambah bukan di efisiensi agar kinerja Polri benar-benar lebih baik dan profesional
Tanpa adanya melakukan istilah mencari sampingan yang melanggar hukum itu sendiri
Juga kepada publik untuk tidak menelan mentah mentah informasi yang diperoleh , kritik boleh tapi jangan menimbulkan fitnah dan ujar Kebencian yang menggiring opini negatif terhadap Polri. Ditegaskan FRIC selalu mendukung dan siap menjaga Marwah Polri
Dijelaskan diatas dari hampir 500 ribu anggota Polri Hanay sekian persen yang melakukan kesalahan , perlu dilihat peran dan tugas yang telah dirasakan masyarakat atas pelayanan , pengayoman dan pengamanan yang dilakukan Polri
Polri yang selalu hadir untuk masyakarat tidak bisa dipungkiri , jadi mari kita bijak menyikapi segala sesuatu agar terwujud situasi aman dan kondusif
Terkait anggota Polri yang bermasalah , tugas dari Bidang Profesi (Propam, Paminal , Provos ) yang menangani kita Media dan masyakarat hanya melakukan kontrol bukan menghujat apalagi menjadi provokator ujar Kebencian
Perlu di ingat Polri adalah alat negara yang bertugas melindungi , mengayomi dan melindungi , kita tidak bisa tanpa Polri ” tegas Dody
Hamdi Zakaria

Tidak ada komentar:
Posting Komentar