FRIC Apresiasi Gebrakan Leading Sector Ditresnarkoba Polda Jambi Kerja Nyata Dan Komitmen Berantas Narkoba Sampai Deklarasi Gerakan Jambi Anti Narkoba



Patrolihukum86.com, Jambi - Kepolisian Daerah Jambi melalui leasing Sector Ditresnarkoba Polda Jambi  semakin tunjukkan kinerja terbaik wujud komitmen berantas narkoba,  dan direncanakan besok Kamis 21 Mei 2026 akan dilaksanakan pemusnahan barang bukti hasil ungkap kasus tindak pidana narkotika di tahun 2026 dilanjutkan deklarasi gerakan Jambi anti narkoba (20/05/2026)


Ketua FRIC Jambi  sangat mengapresiasi gebrakan leading Sector Ditresnarkoba Polda Jambi dalam memutus  peredaran dan tindak tegas penyalah guna narkoba di Provinsi Jambi.


Progres demi progres bersihkan Jambi dar narkoba  dengan melibatkan semua unsur elemen menjadi duta anti narkoba dari Universitas , Sekolah tingkat petama hingga tingkat atas , para tokoh ormas , tokoh agama , tokoh adat dan masyarakat .


Bukti kerja nyata dan komitmen leading Sector Ditresnarkoba  Polda Jambi  termonitor oleh FRIC Provinsi Jambi kinerja luar biasa meningkat  keberhasikan pengungkapan kasus tindak pidana narkotika.


Upaya dilakukan Ditresnakoba Polda Jambi dengan deklarasi  menjadi duta anti narkoba serta  menyampaikan himbauan agar masyarakat tidak terjerumus dalam lingkaran narkoba , baik itu pemakai maupun pengedar . 


FRIC sendiri berkomitmen dan mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk  mendukung bahkan membantu Polri dalam berantas narkoba , guna mewujudkan Jambi bersih dari narkoba .


FRIC Sangat mengapresiasi dibawah tongkat Komando Irjen Pol Krisno H Siregar SIK MH selaku Kapolda Jambi dan Kombes Pol Dewa Made Palguna SH SIK MH Ditresnarkoba Polda Jambi banyak membuat perubahan bagi Jambi dan mengikis serta memutus peredaran narkoba di Provinsi Jambi" ungkap Dody

Redaksi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bupati Muaro Jambi lantik dan kukuhkan 56 Pejabat dilingkup pemerintah kabupaten Muaro Jambi ini nama-namanya

Kades Jambi Tulo Dikabarkan Diamankan di Polda Jambi

Diduga Salah Tangkap Pihak PT. IIS diduga Juga Lecehkan Adat Desa Setempat