Hari Penutupan Penuh Cerita: Kesibukan Booth 65 Batik Jambi Ny. Ruslaini Fadli Bersama Ny. Chichi Putra Negara di Persit Bisa 2
Patrolihukum86.com, Balai Kartini Jakarta, 9 Mei 2026 - Setelah dua hari mencuri perhatian, hari ketiga sekaligus penutupan “Persit Bisa 2” di Balai Kartini Jakarta pada Sabtu, 9 Mei 2026, justru menjadi hari tersibuk bagi Booth No. 65 milik Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Kodim 0415/Jambi. Event yang digelar 7–9 Mei 2026 ini ditutup dengan catatan manis oleh tim Batik Jambi.
Sejak pukul 07.00 WIB, Ny. Ruslaini Fadli sudah tiba di booth bersama Ketua Persit KCK Cabang XXIII Kodim 0415/Jambi, Ny. Chichi Putra Negara, dan perwakilan pengurus. Jika dua hari sebelumnya fokus pada promosi, hari terakhir ini adalah kombinasi antara pengepakan pesanan, penjajakan kerja sama, dan penjualan eceran yang membludak.
Pagi yang Sibuk Antara Pengepakan dan Menyambut Pembeli Suasana Booth 65 pukul 08.00 WIB sudah seperti pasar. Bedanya, yang dijual adalah warisan budaya. Ny. Ruslaini Fadli langsung memimpin proses quality control akhir. Didampingi Seksi Ekonomi dan budaya Persit Cabang XXIII, beliau memeriksa setiap lembar batik tulis motif Durian Pecah, Kapal Sanggat, dan Kuo-Kuo yang semalam sudah dipesan.
Di sisi lain, Ny. Chichi Putra Negara tidak kalah sibuk. Beliau membagi tugas pengurus: ada yang di kasir, dan ada yang khusus menjelaskan filosofi motif kepada tamu, Strategi hari terakhir ini memang pecah. Yang mau borong banyak kami arahkan ke meja Bu Ruslaini. Yang eceran dan mau foto-foto, kami layani di depan. Jadi tidak menumpuk,” terang Ny. Chichi yang sejak pagi tidak berhenti menyapa pengunjung.
Rangkaian Kegiatan Hari ke-3: Edukasi, Apresiasi, dan Kolaborasi Panitia Persit Bisa 2 memberikan waktu khusus di hari terakhir untuk sesi sharing dan business matching. Kesempatan ini dimaksimalkan oleh tim Booth 65.
Lebih dari Sekadar Event Persit Bisa 2 di Balai Kartini, 7–9 Mei 2026, telah usai. Namun bagi Ny. Ruslaini Fadli, Ny. Chichi Putra Negara, dan seluruh pengurus Persit KCK Cabang XXIII Kodim 0415/Jambi, ini adalah awal.
Hari ke-3 di Booth 65 mengajarkan bahwa kesibukan yang didasari ketulusan akan berbuah manis. Lelah mencanting, lelah menjelaskan, lelah melayani, semua terbayar dengan lestarinya Batik Jambi dan menguatnya ekonomi keluarga prajurit.
Dari Balai Kartini, Batik Jambi motif Durian Pecah, Kapal Sanggat, dan Kuao-Kuao buatan Ny. Ruslaini Fadli kini melaju lebih jauh. Dibawa pulang oleh pembeli ke berbagai kota, dan yang terpenting dibawa di hati setiap anggota persit cabang XXIII sebagai kebanggaan tersendiri.
Redaksi

Komentar
Posting Komentar