BNNP Jambi Peringati HANI 2026 Gelar Baksos Donor Darah " Setetes Darah Anda, Sejuta Harapan Bagi Yang Membutuhkan ".



Patrolihukum86.com, Jambi - BNN Provinsi Jambi  melaksanakan Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) jatuh pada 26 Juni 2026 , kegiatan dilaksanakan  seluruh instansi BNN seperti ,Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggelar kegiatan Bakti Sosial Donor Darah serentak pada 24 Juni 2026 sebagai rangkaian kegiatan menyambut hari puncak HANI 2026.


Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol Asep Saepudin SIK menyampaikan "

Kegiatan Utama Bakti Sosial Donor Darah bertema "Setetes Darah Anda, Sejuta Harapan bagi yang Membutuhkan". Pelaksanaan dilaksanakan secara serentak di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, 34 BNN Provinsi, dan kantor BNN tingkat Kabupaten/Kota.


Untuk BNNP Jambi kegiatan dilaksanakan di gedug Aula Dharana Lastarya BNNP Jambi (24/06/2026)


Puncak peringatan HANI tahun ini mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045"


Semoga kegiatan Bakti Sosial Donor darah ini bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan 


Dan juga BNNP Jambi terus melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat baik secara langsung maupun melalui media sosial 


" Mari bersama perangi narkoba jadikan Provinsi Jambi Bersinar " pungkas Brigjen Pol Asep Saepudin.


Acara donor darah diikuti  Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin SIK dan  pendonor lainnya , menurut beliau target 7000 kantong darah , untuk Jambi saat ini ada 120 pendaftar dan target sekitar 60-70 Kantong pada kegiatan ini " pungkas beliau 


Tampak hadir acara tersebut  Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Dewa Made  Palguna, para Kepala BNNK serta Forkopimda dan tamu undangan peserta donor darah 

Redaksi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kades Jambi Tulo Dikabarkan Diamankan di Polda Jambi

Diduga Dianiaya Oknum TNI di Makodim 0420/Sarko, Warga Merangin Alami Luka Lebam dan Jalani Perawatan Intensif

Diduga Salah Tangkap Pihak PT. IIS diduga Juga Lecehkan Adat Desa Setempat