DANPUSENIF LETJEN TNI IWAN SETIAWAN KUNJUNGI KODAM XX/TUANKU IMAM BONJOL, TEKANKAN PROFESIONALISME DAN KESIAPSIAGAAN PRAJURIT INFANTERI
Patrolihukum86.com, Padang 15 Juli – Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpusenif), Letjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol sebagai bagian dari pembinaan satuan, pengawasan program pembinaan kecabangan Infanteri, serta penguatan profesionalisme prajurit Infanteri di wilayah Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.
Kedatangan Danpusenif disambut langsung oleh Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., beserta Kasdam, Irdam, Kapoksahli Pangdam, para Asisten Kasdam, serta Pejabat Utama Kodam XX/TIB. Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi antara Pussenif dengan satuan-satuan Infanteri di wilayah Sumatera Barat dan Jambi dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan personel, kemampuan tempur, serta kesiapan operasional satuan.
Sebagai rangkaian kunjungan kerja, Danpusenif melanjutkan peninjauan ke Yonif 131/Braja Sakti. Di hadapan seluruh prajurit, Danpusenif memberikan penekanan agar setiap prajurit senantiasa menjaga kehormatan satuan dengan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik TNI AD. Ia juga menegaskan pentingnya meningkatkan kemampuan perorangan maupun satuan melalui latihan yang terarah, realistis, dan berkelanjutan sehingga setiap prajurit memiliki kesiapan tempur yang optimal.
Danpusenif juga menekankan agar prajurit Yonif 131/Braja Sakti memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan keluarga, menjaga soliditas internal, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat di wilayah penugasan. Menurutnya, keberhasilan satuan tidak hanya diukur dari kemampuan bertempur, tetapi juga dari kedisiplinan, loyalitas, integritas, serta kepercayaan masyarakat terhadap prajurit TNI AD.
Selain kemampuan tempur, Letjen TNI Iwan Setiawan juga memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan personel. Ia mengingatkan seluruh prajurit agar menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin maupun pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, serta mencoreng nama baik satuan dan institusi TNI Angkatan Darat. Integritas, loyalitas, dan kehormatan prajurit harus menjadi harga mati yang senantiasa dijaga.
Sementara itu, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Danpusenif yang dinilai memberikan motivasi dan semangat baru bagi seluruh prajurit Kodam XX/TIB, khususnya jajaran Infanteri, untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan satuan, kesiapan operasional, serta profesionalisme dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Darat.
Melalui kunjungan kerja ini diharapkan terbangun kesamaan visi antara Pussenif dan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dalam mewujudkan prajurit Infanteri yang profesional, tangguh, adaptif, modern, berkarakter, serta selalu siap melaksanakan setiap tugas demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Redaksi

Komentar
Posting Komentar