Tingkatkan Ekonomi Warga, PT BBS dan PT JBP Berkolaborasi Perbaiki 13 KM Jalan Provinsi Suak Kandis-Simpang Berbak
Patrolihukum86.com, MUARO JAMBI – Dua perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muaro Jambi, yakni PT Bukit Bintang Sawit (BBS) dan PT Jambi Batanghari Plantations (JBP), menunjukkan sinergi nyata dalam pembangunan daerah. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), kedua perusahaan ini berkolaborasi memperbaiki jalan berstatus jalan provinsi sepanjang 13 kilometer yang menghubungkan rute Suak Kandis menuju Simpang Berbak.
Infrastruktur yang diperbaiki ini merupakan urat nadi transportasi yang melintasi sejumlah wilayah, di antaranya Desa Gedong Karya, Desa Jebus, Desa Sungai Aur di Kabupaten Muaro Jambi, hingga menghubungkan desa-desa di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Sebagai jalan penghubung antar-kabupaten, jalur ini memiliki peran vital bagi mobilitas masyarakat.
General Manager PT BBS, Sunardi, menyatakan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar melalui program CSR. Dalam aksi sosial ini, PT BBS menerjunkan unit alat berat berupa grader, bomag, dan vibro roller untuk meratakan serta memadatkan jalan.
Senada dengan hal tersebut, Humas PT JBP, Herwin Wahir, membenarkan adanya kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa pihak perusahaan berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang sangat membutuhkan perbaikan akses jalan. PT JBP memobilisasi alat berat berupa excavator guna mendukung percepatan pengerjaan.
Tidak hanya menurunkan alat berat beserta operator dan pekerja, kedua perusahaan juga menyuplai material kelayakan jalan yang dibutuhkan agar perbaikan dapat bertahan lebih lama.
Apresiasi Warga di Tengah Minimnya Perhatian Pemprov
Langkah responsif dari PT BBS dan PT JBP ini memicu gelombang apresiasi dari masyarakat di berbagai desa. Pasalnya, selama ini kondisi jalan provinsi tersebut sangat memprihatinkan dan terkesan kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jambi.
Sebelum diperbaiki, jalan dipenuhi lubang menganga yang kerap digenangi air, terutama saat musim penghujan. Kondisi ini menjadi momok menakutkan bagi anak-anak sekolah yang kerap terhambat menuju fasilitas pendidikan, serta menyulitkan para petani dalam mendistribusikan hasil perkebunan mereka menuju pasar. Kini, dengan adanya perbaikan, roda perekonomian masyarakat sekitar diharapkan dapat kembali bergairah dan meningkat.
Sorotan Terhadap Sikap Acuh Kepala Desa, Meski aksi peduli lingkungan ini disambut sukacita oleh warga, ada catatan minor yang disayangkan oleh masyarakat setempat. Selama proses pengerjaan perbaikan jalan berlangsung, tidak terlihat satu pun kepala desa dari wilayah terkait yang hadir di lokasi.
Warga mengaku kecewa atas sikap para pemimpin desa yang terkesan acuh dan cuek. Menurut warga, kehadiran para kepala desa secara langsung semestinya dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan rasa syukur kepada pihak perusahaan yang telah mengambil alih perbaikan infrastruktur vital desa mereka.
Kendati demikian, kehadiran dan kontribusi nyata dari PT BBS dan PT JBP di wilayah Kumpeh Ilir ini diakui masyarakat telah memberikan manfaat yang sangat besar, khususnya dalam membuka isolasi akses jalan dan mendongkrak taraf ekonomi di dua kabupaten.
Hamdi Zakaria



Komentar
Posting Komentar