Langsung ke konten utama

Imbauan Keselamatan Arus Balik Lebaran 2026, Oleh Ketua Umum dan Sekjen DPP Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Presisi Polri



Patrolihukum86.com, Jakarta FRIC, - Dalam rangka menjaga keselamatan dan kelancaran arus balik Lebaran Tahun 2026, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Presisi Polri, H. Dian Surahman, bersama Sekretaris Jenderal DPP FRIC Presisi Polri, H. Deden Hardening, kembali menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemudik yang sedang melakukan perjalanan kembali ke tempat asal masing-masing.


Disampaikan bahwa tingginya angka kecelakaan lalu lintas pada arus balik kerap kali disebabkan oleh faktor kelelahan dan kurangnya konsentrasi pengemudi akibat mengantuk. Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat perjalanan jarak jauh dengan durasi panjang sangat berpotensi menurunkan kondisi fisik dan kewaspadaan pengendara.


Sehubungan dengan hal tersebut, Ketua Umum dan Sekjen DPP FRIC Presisi Polri menegaskan:

1. Pengemudi diimbau untuk tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh sudah lelah atau mengantuk.

2. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam perjalanan.

3. Manfaatkan rest area yang tersedia di sepanjang jalur tol maupun jalur arteri untuk beristirahat secara optimal guna memulihkan kondisi tubuh.

4. Apabila rest area dalam kondisi penuh atau tidak memungkinkan untuk beristirahat dengan nyaman, disarankan keluar melalui pintu tol terdekat untuk mencari tempat istirahat yang lebih aman dan memadai.

5. Pengemudi harus memahami bahwa memaksakan diri saat lelah dapat menyebabkan penurunan konsentrasi, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang fatal.

6. Prinsip utama dalam perjalanan adalah “lebih baik terlambat namun selamat sampai tujuan”, daripada mengambil risiko yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Lebih lanjut, H. Dian Surahman menyampaikan bahwa puncak arus balik gelombang kedua diperkirakan akan terjadi pada hari Sabtu dan Minggu, sehingga para pemudik diminta untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang berpotensi menimbulkan kepadatan di sejumlah ruas jalan, baik tol maupun arteri.


Sementara itu, H. Deden Hardening menambahkan bahwa seluruh anggota FRIC yang bertugas di lapangan agar tetap siaga, berhati-hati, serta bersinergi dengan jajaran Kepolisian Republik Indonesia dalam membantu pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama arus balik berlangsung.


Dalam kesempatan tersebut, pimpinan FRIC Presisi Polri juga menyampaikan apresiasi dan semangat kepada seluruh anggota FRIC yang sedang bertugas di lapangan, dengan pesan: selamat bertugas, tetap semangat, dan selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini. 


Dedikasi dan pengabdian yang diberikan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan masyarakat selama momentum arus balik Lebaran.


Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan bijak, menghindari jam-jam rawan kepadatan, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan.


FRIC Presisi Polri berkomitmen untuk terus mendukung upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam momentum arus mudik dan balik Lebaran 2026.


*Keselamatan adalah yang utama, Jangan memaksakan diri, stirahatlah jika lelah*.


Hamdi Zakaria

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga Dianiaya Oknum TNI di Makodim 0420/Sarko, Warga Merangin Alami Luka Lebam dan Jalani Perawatan Intensif

Patrolihukum86.com, MERANGIN – Dugaan tindak penganiayaan yang melibatkan oknum anggota TNI kembali mencuat di Kabupaten Merangin, Jambi. Seorang warga bernama Rendy saat ini harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko setelah diduga menjadi korban penganiayaan di lingkungan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0420/Sarko, Selasa (2/6/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rendy diduga berada di Makodim 0420/Sarko sejak sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Selama berada di lokasi tersebut, korban diduga mengalami tindakan kekerasan yang mengakibatkan luka memar dan lebam di berbagai bagian tubuh, mulai dari kepala, mulut, punggung, tangan hingga kaki. Akibat kejadian itu, kondisi fisik korban melemah dan mengalami keluhan pusing serta pandangan kabur. Kuasa hukum korban, Andrianto, SH, MH, yang didampingi keluarga korban melalui Furqon, mengatakan dirinya mendapat kuasa untuk mendampingi Rendy setelah menerima informasi mengenai kejadia...

Polsek Nipah Panjang Sisir Lokasi Yang Diduga Jadi Tempat Pesta Sabu

Patrolihukum86.com, Tanjab Timur – Merespons laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika, personel Polsek Nipah Panjang, Polres Tanjung Jabung Timur, melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat pesta sabu di wilayah Kecamatan Nipah Panjang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (4/7/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah bangunan kosong bekas Kantor PPI yang berada di Komplek Pelabuhan PPI (camp), Kelurahan Nipah Panjang I, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kapolres Tanjab Timur Akbp Ade Candra, S.P., S.I.K., melalui Kapolsek Nipah Panjang Iptu Saryono, S.E., S.Pd., M.M. menjelaskan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut atas informasi dari masyarakat yang melaporkan adanya dugaan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel langsung bergerak melakukan penyelidikan sejak sekitar pukul 19.00 WIB. S...

Luar Biasa...UPTD Perlindungan Anak dan Perempuan kota Sungai Penuh berkunjung langsung kerumah korban penganiayaan anak dibawah umur

Patrolihukum86com, Sungai Penuh - 13/02/2026. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan  Anak  (UPTD PPA) Kota Sungai Penuh ,berkunjung kerumah korban penganiayaan anak dibawah umur.(Jumat,13 februari 2026) Yang beralamat di RT 03 desa air teluh. Dalam hal ini petugas dari UPTD PPA kota Sungai Penuh menanyakan kronologis kejadian serta membantu pendampingan secara hukum dan terapi psikologis  mengingat pasca kejadian korban masih trauma dan ketakutan. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Alfian tri S.kep, MPH mengatakan terapi psikologis klinis oleh tim psikolog dari UPTD PPA upaya ini diberikan untuk mengatasi trauma dan agar tidak depresi berkelanjutan. Selain itu UPTD PPA  juga ikut mendampingi Korban yang tengah menjalani pemeriksaan oleh pihak Kepolisian Resor kerinci. "Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dari UPTD PPA Kota Sungai Penuh, sudah berkunjung kerumah K...