Langsung ke konten utama

Ungkapan Haru dan Terima Kasih Warga Durian Rambun untuk Bupati M. Syukur di Tepian Lubuk Larangan



Patrolihukum86.com, DURIAN RAMBUN — Gemericik air di tepian Lubuk Larangan Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau, menyatukan kehangatan malam itu, Sabtu (5/6). 


Di balik rimbunnya Hutan Desa terbaik di Provinsi Jambi, gelak tawa dan perbincangan hangat mengalir tanpa sekat antara jajaran Pemerintah Kabupaten Merangin dan warga.


Malam itu, arena perkemahan di pinggir sungai menjadi saksi tatap muka emosional antara Kepala Desa Durian Rambun, M. Abton, bersama masyarakatnya dengan Bupati Merangin, M. Syukur, anggota DPRD Merangin serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Di hadapan pimpinan daerah dan jajaran Forkopimda yang hadir, M. Abton tak mampu menyembunyikan rasa harunya. 


Mewakili masyarakat Durian Rambun, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan sederet program bantuan yang diboyong langsung oleh Pemkab Merangin untuk menggenjot perekonomian warga.


Lebih dari sekadar bantuan pangan dan ekonomi, angin segar komitmen pembangunan infrastruktur jalan menuju wilayah Muara Siau, khususnya Desa Durian Rambun, menjadi hadiah terindah bagi masyarakat yang selama ini merindukan aksesibilitas yang lebih baik.


"Kami ucapkan terima kasih yang luar biasa sekali kepada Bapak Bupati M. Syukur yang hadir bersama Kepala OPD dengan membawa banyak sekali bantuan untuk warga kami," ucap M. Abton dengan nada tulus di hadapan rombongan Pemkab, Camat, Kapolsek, hingga jajaran KPHP yang hadir.


Sebagai desa yang memangkas jarak dengan alam, Durian Rambun bukanlah wilayah yang terlupakan.


M. Abton menegaskan bahwa keberadaan Hutan Desa Rio Kemunyang Desa Durian Rambun telah diakui hingga tingkat nasional dan internasional sebagai salah satu yang terbaik. 


Menjaga kelestarian hutan tersebut, baginya, adalah bentuk komitmen konkret warga desa dalam mendukung visi Bupati membawa Merangin semakin jaya.


"Hutan Desa ini adalah salah satu yang terbaik se-Provinsi Jambi dan berkontribusi dengan berbagai mitra skala nasional maupun internasional. Inilah bentuk komitmen kami membantu Kabupaten Merangin mewujudkan harapan Bapak," ungkapnya.


Suasana diskusi yang berlangsung santai itu pun diwarnai kepolosan dan kejujuran khas warga desa. Sembari menyampaikan permohonan maaf atas segala keterbatasan dalam penyambutan—mulai dari hidangan hingga tempat menginap—M. Abton menyelipkan seloroh rendah hati yang mencairkan suasana perkemahan.


"Sebenarnya banyak hal yang ingin kami sampaikan, tapi masyarakat sudah tidak sabar menunggu Bapak berpidato. Kami mohon maaf jika ada tidur yang kurang nyenyak atau tempat yang kurang layak. Jujur saya sebenarnya ingin berlama-lama, tapi karena Bapak Bupati terlalu ganteng, saya jadi agak minder," kelakarnya yang disambut senyum hangat rombongan.


Di balik gurauan itu, tersirat doa dan harapan tulus agar sang Bupati senantiasa diberi kesehatan, umur panjang, dan keteguhan iman dalam memimpin Kabupaten Merangin.


Bagi M. Abton dan warga Durian Rambun, kehadiran orang nomor satu di Merangin malam itu bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan penguat ikatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya di garis terdepan kelestarian alam Merangin. (Indra/van/Kominfo)

Irwanto

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga Dianiaya Oknum TNI di Makodim 0420/Sarko, Warga Merangin Alami Luka Lebam dan Jalani Perawatan Intensif

Patrolihukum86.com, MERANGIN – Dugaan tindak penganiayaan yang melibatkan oknum anggota TNI kembali mencuat di Kabupaten Merangin, Jambi. Seorang warga bernama Rendy saat ini harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko setelah diduga menjadi korban penganiayaan di lingkungan Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0420/Sarko, Selasa (2/6/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rendy diduga berada di Makodim 0420/Sarko sejak sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Selama berada di lokasi tersebut, korban diduga mengalami tindakan kekerasan yang mengakibatkan luka memar dan lebam di berbagai bagian tubuh, mulai dari kepala, mulut, punggung, tangan hingga kaki. Akibat kejadian itu, kondisi fisik korban melemah dan mengalami keluhan pusing serta pandangan kabur. Kuasa hukum korban, Andrianto, SH, MH, yang didampingi keluarga korban melalui Furqon, mengatakan dirinya mendapat kuasa untuk mendampingi Rendy setelah menerima informasi mengenai kejadia...

Polsek Nipah Panjang Sisir Lokasi Yang Diduga Jadi Tempat Pesta Sabu

Patrolihukum86.com, Tanjab Timur – Merespons laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika, personel Polsek Nipah Panjang, Polres Tanjung Jabung Timur, melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat pesta sabu di wilayah Kecamatan Nipah Panjang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (4/7/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah bangunan kosong bekas Kantor PPI yang berada di Komplek Pelabuhan PPI (camp), Kelurahan Nipah Panjang I, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kapolres Tanjab Timur Akbp Ade Candra, S.P., S.I.K., melalui Kapolsek Nipah Panjang Iptu Saryono, S.E., S.Pd., M.M. menjelaskan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut atas informasi dari masyarakat yang melaporkan adanya dugaan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel langsung bergerak melakukan penyelidikan sejak sekitar pukul 19.00 WIB. S...

Luar Biasa...UPTD Perlindungan Anak dan Perempuan kota Sungai Penuh berkunjung langsung kerumah korban penganiayaan anak dibawah umur

Patrolihukum86com, Sungai Penuh - 13/02/2026. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan  Anak  (UPTD PPA) Kota Sungai Penuh ,berkunjung kerumah korban penganiayaan anak dibawah umur.(Jumat,13 februari 2026) Yang beralamat di RT 03 desa air teluh. Dalam hal ini petugas dari UPTD PPA kota Sungai Penuh menanyakan kronologis kejadian serta membantu pendampingan secara hukum dan terapi psikologis  mengingat pasca kejadian korban masih trauma dan ketakutan. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Alfian tri S.kep, MPH mengatakan terapi psikologis klinis oleh tim psikolog dari UPTD PPA upaya ini diberikan untuk mengatasi trauma dan agar tidak depresi berkelanjutan. Selain itu UPTD PPA  juga ikut mendampingi Korban yang tengah menjalani pemeriksaan oleh pihak Kepolisian Resor kerinci. "Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dari UPTD PPA Kota Sungai Penuh, sudah berkunjung kerumah K...