Serikat Petani Indonesia (SPI) dan Koperasi Produsen Petani Indonesia, SPI Basis Pulau Tengah menggelar kegiatan konsolidasi dan pendidikan organisasi di Desa Nipah Panjang I

Patrolihukum86.com, Tanjung Jabung Timur (9/10/26) _ Serikat Petani Indonesia (SPI) dan Koperasi Produsen Petani Indonesia, SPI Basis Pulau Tengah menggelar kegiatan konsolidasi dan pendidikan organisasi di Desa Nipah Panjang I, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPC SPI Tanjung Jabung Timur, Wakil Ketua DPW SPI Provinsi Jambi, Sekretaris Koperasi Basis Sidomukti Mukti, tetua adat, Ketua SPI Basis Pulau Tengah, serta anggota SPI Basis Pulau Tengah.

Konsolidasi ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pemahaman anggota mengenai sejarah perjuangan SPI, sejarah perjuangan masyarakat Pulau Tengah, reforma agraria, serta peran koperasi sebagai alat perjuangan untuk memperkuat posisi petani dalam memperjuangkan hak-haknya.

Ketua DPC SPI Tanjung Jabung Timur Heru Pangatas, ST. menjelaskan sejarah panjang perjuangan Serikat Petani Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak petani. Ia menegaskan bahwa kekuatan utama organisasi terletak pada solidaritas, persatuan, dan kekompakan seluruh anggota.

"Perjuangan petani tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan kesadaran bersama membangun organisasi yang kuat. Oleh karena itu, setiap anggota SPI diharapkan terus menjaga kebersamaan, aktif dalam organisasi, serta saling mendukung dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di wilayah perjuangan masing-masing". Kata Heru Pangatas Ketua DPC SPI Tanjung Jabung Timur dalam sambutannya. 

Selain membahas sejarah SPI, konsolidasi juga mengulas sejarah Pulau Tengah. Pembahasan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan petani dalam mempertahankan dan memperjuangkan hak atas tanah membutuhkan komitmen, keberanian, serta persatuan yang kuat. Peserta juga mendapatkan penguatan pemahaman mengenai reforma agraria, tanah objek reforma agraria (TORA), kebijakan serta peraturan perundang-undangan di bidang agraria.

*Koperasi sebagai Alat dan Jembatan Perjuangan Petani*

Tidak hanya membahas sejarah organisasi dan reforma agraria, kegiatan konsolidasi juga mendalami koperasi, tujuan pembentukannya, manfaat bagi anggota, serta teknis kerja koperasi dalam mendukung perjuangan petani.

Ketua DPC SPI Tanjung Jabung Timur menjelaskan bahwa koperasi adalah wadah untuk menjalankan kegiatan ekonomi kerakyatan dan jembatan bagi petani dalam memperkuat perjuangan hak atas tanah.

Melalui koperasi, petani diharapkan mampu membangun kemandirian ekonomi, memperkuat kerja sama antar anggota, meningkatkan posisi tawar, serta mengembangkan usaha produktif yang memberikan manfaat bagi kesejahteraan anggota.

Kegiatan berlangsung hingga Pukul 17.00 WIB, diakhiri dengan doa bersama dan ikrar komitmen untuk terus membangun organisasi serta memperluas jaringan  dan anggota.

Firdaus Sindrang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diduga Dianiaya Oknum TNI di Makodim 0420/Sarko, Warga Merangin Alami Luka Lebam dan Jalani Perawatan Intensif

Polsek Nipah Panjang Sisir Lokasi Yang Diduga Jadi Tempat Pesta Sabu

Luar Biasa...UPTD Perlindungan Anak dan Perempuan kota Sungai Penuh berkunjung langsung kerumah korban penganiayaan anak dibawah umur